Desa Cita 2026 Dorong Pemberdayaan Masyarakat Gununglurah

  • 18 Sep 2026 10:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Program Desa Cita 2026 yang digagas Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Unsoed mendorong pemberdayaan masyarakat di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Program tersebut berlangsung selama tiga bulan dan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pariwisata.

Ketua Pelaksana Desa Cita 2026, Arya Rakan Mafaza, mengatakan Desa Gununglurah dipilih sebagai mitra karena memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, terutama pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pariwisata.

Menurut Arya, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan dalam setengah perjalanan program. Kegiatan tersebut meliputi Edu Kiddos, Edu Parent, Pentas, jalan sehat, senam sehat, demo MPASI, Komunitas Dokter Cilik, bersih desa, pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, bazar UMKM, serta promosi wisata desa.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Desa Cita disesuaikan dengan sasaran pada setiap bidang. Masyarakat tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga dilibatkan dalam pelatihan dan praktik secara langsung.

“Tidak sekadar menjadi peserta atau pendengar saja, tetapi kami memaksimalkan untuk adanya pelatihan dan praktik langsung sehingga memberikan dampak langsung,” ujar Arya.

Manfaat yang mulai terlihat dari pelaksanaan program di antaranya pelaku UMKM memperoleh pelatihan dan pengetahuan dari narasumber berpengalaman serta kesempatan mempromosikan produk melalui bazar.

Selain itu, demo MPASI memberikan pengetahuan kesehatan bagi ibu hamil dan baduta di Desa Gununglurah. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi juga memberikan keterampilan kepada kelompok PKH, sementara program promosi wisata membantu memperkenalkan potensi Desa Gununglurah.

Menurut Arya, respons masyarakat dan pemerintah desa terhadap pelaksanaan Desa Cita sejauh ini positif dan kooperatif. Partisipasi masyarakat juga dinilai cukup antusias selama rangkaian kegiatan yang telah berlangsung.

Rangkaian Desa Cita 2026 masih berlanjut. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di antaranya workshop pengemasan, Sekolah Alam, Green Action, TPQ, pemeriksaan kesehatan, dan penutupan.

Ketua Pelaksana Desa Cita 2026 itu berharap pemberdayaan yang dilakukan tidak berhenti setelah program berakhir dalam tiga bulan, tetapi dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Gununglurah.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat, kesejahteraan, dan kemajuan desa secara berkelanjutan. (Fahira Dinda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....