BI Purwokerto Kembangkan Zona QRIS dan Hackathon 2026
- 15 Agt 2026 10:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Bank Indonesia Purwokerto mengembangkan Zona QRIS dan Hackathon sebagai inovasi baru yang diselenggarakan pada 2026. Program tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan inovasi di bidang teknologi informasi.
Analis Yunior KPwBI Purwokerto, Ana N. Faizah mengatakan, Hackathon dibuka bagi anak muda dan masyarakat untuk menggali inovasi di bidang teknologi informasi. Sejak dibuka pada Juni, terdapat sekitar 57 tim yang mengikuti proses kurasi hingga terpilih enam tim untuk masuk tahap final.
Para finalis kemudian mengembangkan aplikasi yang berkaitan dengan solusi QRIS. Aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu OPD atau dinas di kabupaten serta Bank Indonesia dalam memetakan kebijakan.
“Dengan ada zona qris itu kita tahu, misal ketika kita ngeklik cilacap, cilacap itu kan pesisir lah, ada yang daerah pesisir. Oh kalau di pesisir itu ternyata pengguna atau yang menggunakan qris nya itu marginya masih sedikit nih dan potensi wilayahnya kan dari perikanan kelautan.
Sehingga program pengembangan atau akseptasi keris bisa ditujukan untuk para nelayan. Nanti dari perbankan, dari BPD, dari Bank Indonesia, kita bisa masuk ke sana, ke para nelayan,” Ujarnya.
Ana menjelaskan, Zona QRIS dikembangkan untuk memetakan wilayah Banyumas Raya yang meliputi Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, dan Purbalingga. Pemetaan tersebut juga melihat potensi ekonomi serta tingkat penggunaan QRIS di setiap wilayah.
Menurutnya, tingkat pemahaman masyarakat di masing-masing daerah berbeda. Kondisi tersebut membuat edukasi dan kebijakan perlu disesuaikan dengan karakteristik serta potensi wilayah.
QRIS sendiri telah dikembangkan Bank Indonesia sejak 2019. Inovasinya terus berkembang, mulai dari Merchant Presented Mode atau MPM hingga Customer Presented Mode atau CPM.
Ana mengatakan, melalui CPM masyarakat dapat melakukan transaksi dengan penjual yang melakukan pemindaian QRIS melalui telepon seluler. Sementara QRIS Tuntas memungkinkan masyarakat melakukan tarik tunai maupun menabung melalui ATM menggunakan telepon seluler.
QRIS juga terus dikembangkan untuk transaksi tanpa tatap muka, transaksi lintas negara, hingga QRIS Tap menggunakan NFC. Di Banyumas, implementasi QRIS Tap salah satunya telah diterapkan pada Trans Banyumas.
Ana berharap masyarakat tidak hanya mengetahui QRIS, tetapi juga benar-benar merasakan manfaatnya sekaligus pengalaman bertransaksi kepada masyarakat yang menyenangkan dan memudahkan. (Dina Darozatun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....