Mahasiswa KKN UIN Saizu Edukasi Kelola Sampah
- 08 Agt 2026 12:21 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Kelompok 29 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokertoberhasil merampungkan program kerja pertama unggulannya di Desa Karangpetir Kecamatan Tambak Banyumas pada Sabtu, (8/8/2026). Kegiatan ini berfokus pada edukasi pengelolaan sampah serta praktik pelestarian lingkungan hidup bagi masyarakat dan peserta didik setempat.
Pelaksanaan program kerja unggulan tersebut difokuskan pada tiga sekolah dasar, yakni SD Negeri Karangpetir, MI Islamiyah, dan MI Al-Islam. Kepala Desa Karangpetir, Djaka Soepridjatno menyambut baik dan memberikan apresiasinya terhadap program edukasi lingkungan yang diusung mahasiswa KKN ini.
“Program ini adalah program yang bagus untuk mengedukasi anak-anak SD dan masyarakat Karangpetir, agar masyarakat juga tahu dampak daripada pembuangan sampah,” ujar Djaka Soepridjatno, Kepala Desa Karangpetir
Dalam rangkaian sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN memaparkan secara detail perbedaan karakteristik serta penanganan antara sampah organik dan non-organik. Para siswa diajak memahami bahaya membuang sampah sembarangan beserta dampaknya terhadap pencemaran lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk langkah nyata penanganan limbah plastik, para mahasiswa memanfaatkan botol galon bekas sebagai media pot tanaman. Kepala SD Negeri Karangpetir, Sutiyomenjelaskan pentingnya pemahaman pengelolaan sampah sejak dini bagi anak-anak sekolah dasar.
“Kami berharap anak-anak didik kami mampu memahami bagaimana menjaga lingkungan dengan cara mengolah sampah yang tepat,” ujar Sutiyo
Selain edukasi teori pengelolaan sampah, para mahasiswa juga menggelar praktik penanaman pohon menggunakan teknik stek tanaman kepada para siswa. Dalam praktik ini, larutan Betadine dioleskan pada bagian pemotongan batang sebagai antiseptik alami guna mencegah infeksi jamur dan bakteri.
Media tanam yang digunakan disusun secara khusus menggunakan campuran tanah pupuk dan sekam padi untuk mengoptimalkan pertumbuhan akar. Sutiyo menyampaikan bahwa materi ini sangat sejalan dengan program penguatan karakter peserta didik di sekolahnya.
“Pengolahan sampah ini memang bagian dari kurikulum yang kita buat, sehingga sosialisasi dari mahasiswa KKN ini sangat membantu memberikan pemahaman awal,” kata Sutiyo.
Guna memperkuat pesan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, mahasiswa KKN memasang plang edukasi penguraian sampah di tempat-tempat strategis. Plang informasi tersebut mencantumkan estimasi durasi waktu yang dibutuhkan oleh berbagai jenis sampah hingga terurai secara alami.
Pemasangan plang di lingkungan sekolah dan kawasan Pasar Gandeng diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Kepala SD Negeri Karangpetir, Sutiyo menuturkan harapannya agar kegiatan penanaman ini berdampak jangka panjang pada perilaku siswa.
“Harapannya anak-anak kami itu supaya cinta lingkungan, kemudian gemar menanam, dan tidak merusak tanaman yang ada di sekitar sekolah,” pungkas Sutiyo
Melalui penyelesaian program kerja unggulan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 29 UIN Saizu resmi mengakhiri agenda edukasi lingkungan di Desa Karangpetir. Sinergi antara akademisi, pihak sekolah, dan pemerintah desa diharapkan dapat membawa perubahan pola hidup bersih yang berkelanjutan bagi warga setempat. (Muhamad Saepul Saputra).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....