Mahasiswa FEB UMP Kenalkan Budaya dan Ekonomi Kreatif Indonesia di Malaysia
- 11 Sep 2026 15:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berkolaborasi dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk mengenalkan budaya dan potensi ekonomi kreatif Indonesia kepada mahasiswa INTI International University, Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia.
Kegiatan tersebut berlangsung setelah melalui rangkaian persiapan selama sekitar 40 hari. Prosesnya meliputi pengamatan dan survei awal, identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pengembangan media, hingga pelaksanaan kegiatan bersama mahasiswa internasional.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memanfaatkan media digital berupa website pengenalan budaya Indonesia yang dikembangkan oleh tim KKN Internasional UMG. Melalui media tersebut, mahasiswa internasional diperkenalkan pada keberagaman budaya Nusantara sekaligus potensi ekonomi kreatif yang berkembang dari kekayaan budaya di berbagai daerah.
Kegiatan mahasiswa FEB UMP mendapat pendampingan dari Assoc. Prof. Dr. Bima Cinintya Pratama, S.E., M.Sc., Ak., CA., CFP. Tim tersebut terdiri atas Alin Nurlita dari Program Studi Akuntansi S1 serta Verlita Pavia Lecca, Alya Zhilaalin Ramadamti, Elya Emyrahati, dan Erwan Alfiansyah dari Program Studi Manajemen S1.
Bima mengatakan, kegiatan internasional menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan Indonesia dari berbagai perspektif sekaligus mendapatkan pengalaman bekerja sama dalam lingkungan global.
“Budaya Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk diperkenalkan kepada dunia. Tidak hanya sebagai identitas bangsa, keberagaman budaya tersebut juga dapat menjadi sumber pengembangan ekonomi kreatif melalui inovasi dan kreativitas generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa FEB UMP juga menjadi bagian dari penerapan ilmu ekonomi dan bisnis dalam konteks internasional. Selain mengenalkan budaya, mahasiswa mengajak peserta melihat bagaimana kekayaan budaya dapat dikembangkan menjadi potensi ekonomi yang bernilai dan berkelanjutan.
Sejumlah contoh ekonomi kreatif yang diperkenalkan antara lain kuliner tradisional, fesyen, kriya, seni, serta produk dan layanan yang berbasis budaya.
Alin Nurlita mengatakan, budaya dan ekonomi kreatif memiliki keterkaitan karena kekayaan budaya dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus potensi ekonomi. Pengembangannya dapat dilakukan melalui inovasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi.
“Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat luas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada mahasiswa internasional bahwa budaya Indonesia tidak hanya memiliki nilai sejarah dan identitas, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi kreatif,” ujarnya.
Penggunaan website menjadi salah satu cara untuk memperluas akses informasi mengenai budaya Indonesia. Mahasiswa INTI International University dapat mengakses informasi mengenai keberagaman budaya sekaligus melihat potensi kreatif dan ekonomi yang dapat dikembangkan dari kekayaan tersebut.
Alin menambahkan, lingkungan akademik INTI International University yang multikultural memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan Indonesia kepada peserta dari berbagai negara. Interaksi tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman lintas budaya.
"Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Muhammadiyah Gresik ini juga menjadi bentuk sinergi antarmahasiswa Muhammadiyah dalam melaksanakan kegiatan internasional. Tidak hanya berfokus pada pengenalan budaya, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi kami untuk berkolaborasi lintas bidang keilmuan," tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, pengenalan budaya Indonesia tidak hanya ditempatkan pada aspek keberagaman, tetapi juga dikaitkan dengan perspektif ekonomi dan bisnis. Kekayaan budaya diperkenalkan sebagai salah satu sumber yang dapat dikembangkan menjadi produk dan aktivitas ekonomi kreatif.
Kolaborasi mahasiswa FEB UMP dan KKN Internasional UMG tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran lintas budaya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan Indonesia kepada mahasiswa internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....