Digempur Media Digital, Radio Tetap Beradaptasi Menjangkau Generasi Muda

  • 08 Sep 2026 09:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Radio dinilai masih memiliki relevansi di tengah pesatnya perkembangan media digital dan perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi salah satu cara radio mempertahankan keberadaannya, termasuk untuk menjangkau generasi muda.

Mahasiswa UIN Saizu yang aktif di komunitas radio kampus "Radio Star", Citra Purnamasari, mengatakan perkembangan media digital tidak serta-merta membuat radio kehilangan pendengar. Menurutnya, radio kini mengalami transformasi dengan memanfaatkan platform digital untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Radio itu bertransformasi dan berinisiatif lebih dekat dengan pendengarnya,” kata Citra, Senin (7/9/2026)

Ia menjelaskan, radio yang sebelumnya identik dengan perangkat konvensional kini dapat diakses melalui berbagai platform digital. Perubahan tersebut membuat masyarakat dapat mendengarkan radio dengan lebih mudah dan tidak terbatas pada penggunaan perangkat radio secara langsung.

Citra mengatakan, kemudahan akses tersebut menjadi salah satu alasan radio tetap relevan. Selain itu, radio masih memiliki fungsi sebagai media penyebaran informasi.

“Tujuan dari radio itu sendiri memang menyebarkan informasi, dan radio adalah salah satu penyebar informasi yang menurut saya cepat dan juga akurat,” ujarnya.

Citra menambahkan, perkembangan media juga membuat masyarakat perlu lebih selektif dalam menerima informasi. Generasi muda diharapkan tidak hanya menerima informasi dari berbagai media, tetapi juga mampu menyaring informasi yang diperoleh sebelum mempercayainya.

“Keberadaan radio tetap dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memperoleh informasi di tengah banyaknya sumber informasi digital saat ini,” ucap Citra.

Sementara itu, mahasiswa UIN Saizu lainnya, Zulian Dwi Cahyo, mengatakan perkembangan media digital justru dapat dimanfaatkan radio untuk memperluas jangkauan pendengar.

Menurutnya, media sosial yang dekat dengan keseharian generasi muda dapat menjadi salah satu sarana bagi radio untuk tetap terhubung dengan pendengarnya.

Zulian menilai, banyaknya pilihan media digital menjadi tantangan bagi keberadaan radio. Namun, kondisi tersebut tidak berarti radio kehilangan relevansinya.

Menurut Zulian, radio perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar tetap mudah diakses masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin akrab dengan media digital.

“Radio sampai saat ini masih eksis dan masih mengepakkan sayapnya bahkan jauh lebih luas lagi,” kata Zulian. (Seftiamala Awalia).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....