BMKG Prediksi Cuaca di Jateng Berawan Termasuk Purwokerto
- 07 Agt 2026 10:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Bnayumas: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Tengah pada Jumat (7/8/2026) umumnya cerah hingga cerah berawan pada pagi hari. Kemudian cuaca akan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan pada siang, sore, dan awal malam.
Dalam prakiraan cuaca yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring berlangsungnya musim kemarau.
Secara umum, angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 35 kilometer per jam. Sementara itu, suhu udara di Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 16 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 45 hingga 95 persen.
Untuk wilayah Banyumas Raya, kondisi cuaca diprediksi relatif kondusif. Purwokerto diprakirakan berawan dengan suhu udara berkisar 22–32 derajat Celsius dan kelembapan udara 55–90 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–30 kilometer per jam.
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Purbalingga dan Banjarnegara yang sama-sama berawan. Purbalingga memiliki suhu berkisar 18–30 derajat Celsius dengan kelembapan 60–95 persen, sedangkan Banjarnegara lebih sejuk dengan suhu 16–28 derajat Celsius dan kelembapan 65–95 persen.
Di wilayah Cilacap, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu udara antara 25–33 derajat Celsius. Adapun Kebumen diprediksi cerah berawan dengan suhu 25–33 derajat Celsius, sementara Purworejo juga mengalami cuaca cerah berawan dengan suhu berkisar 25–33 derajat Celsius.
Secara umum, sebagian besar wilayah di Jawa Tengah diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga cerah berawan tanpa potensi hujan yang signifikan. Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam beraktivitas, terutama menghindari pembakaran lahan atau aktivitas yang dapat memicu kebakaran, mengingat kondisi cuaca yang cenderung kering selama musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....