Cuaca Banyumas Raya: Berawan hingga Hujan Ringan, Waspada Karhutla

  • 19 Agt 2026 08:45 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Banyumas Raya pada Rabu (19/8/2026), didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi terutama di wilayah Banjarnegara.

Prakiraan cuaca tersebut berlaku selama 12 jam, mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Secara umum, pagi hingga siang hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan, sementara pada sore hingga awal malam kondisi umumnya berawan.

Di Cilacap, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius dan kelembapan 50 hingga 80 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 10 hingga 35 kilometer per jam.

Sementara itu, Purwokerto diprakirakan berawan dengan suhu 22 hingga 32 derajat Celsius dan kelembapan 55 hingga 90 persen. Angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Untuk Purbalingga, kondisi cuaca juga diprakirakan berawan. Suhu udara berkisar 18 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 60 hingga 95 persen. Kecepatan angin diprakirakan mencapai 10 hingga 30 kilometer per jam dari arah timur hingga tenggara.

Berbeda dengan tiga wilayah tersebut, Banjarnegara berpotensi mengalami hujan ringan. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 16 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi, yakni 65 hingga 95 persen.

Angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. BMKG juga mengingatkan adanya potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau.

Masyarakat di wilayah Banyumas Raya, khususnya yang berada di sekitar kawasan hutan dan lahan kering, diimbau tetap waspada serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi angin yang bertiup hingga 35 kilometer per jam di sejumlah wilayah juga perlu menjadi perhatian, terutama dalam aktivitas luar ruangan maupun penanganan sumber api di lahan terbuka.

Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan prakiraan cuaca BMKG karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....