Cuaca Banyumas Raya 20 Agustus: Banjarnegara Berpotensi Hujan Ringan
- 20 Agt 2026 09:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Banyumas Raya pada Kamis (20/8/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan pegunungan.
Prakiraan cuaca tersebut berlaku selama 12 jam, mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Secara umum, cuaca Jawa Tengah pada pagi hingga siang diprakirakan cerah berawan hingga berawan, sementara sore hingga awal malam umumnya berawan.
Untuk wilayah Banyumas Raya, Cilacap diprakirakan cerah berawan dengan suhu udara berkisar 25 hingga 33 derajat Celsius dan kelembapan 50 hingga 80 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10 hingga 35 kilometer per jam.
Sementara di Purwokerto, kondisi cuaca diprakirakan berawan dengan suhu 22 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 55 hingga 90 persen, dengan angin dari timur hingga selatan berkecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Purbalingga. Wilayah ini berpotensi berawan dengan suhu udara antara 18 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan 60 hingga 95 persen.
Angin bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Berbeda dengan wilayah lainnya, Banjarnegara berpotensi mengalami hujan ringan.
Suhu udara diprakirakan berkisar 16 hingga 28 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif tinggi antara 65 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Adapun Kebumen diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan. Suhu udara berada pada kisaran 25 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 80 persen.
Kecepatan angin diprakirakan mencapai 10 hingga 35 kilometer per jam dari arah timur hingga selatan. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau.
Kondisi cuaca yang relatif kering dan angin yang cukup kencang dapat meningkatkan risiko penyebaran api apabila terjadi kebakaran. Masyarakat di Banyumas Raya, khususnya yang berada di sekitar kawasan hutan dan lahan terbuka, diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pemantauan kondisi lingkungan juga perlu ditingkatkan, terutama pada wilayah yang rawan kekeringan. Dengan adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah, masyarakat tetap perlu mencermati perkembangan cuaca, khususnya bagi warga yang beraktivitas di kawasan pegunungan dan melakukan perjalanan antardaerah di Banyumas Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....