Cegah Pendangkalan Sungai, Demokrat Banyumas Keruk 50 Kubik Sedimen Sokaraja

  • 07 Agt 2026 12:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI. CO. ID, Banyumas - Mengantisipasi ancaman bencana ekologis jelang musim penghujan, ratusan warga bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Banyumas turun langsung membersihkan dan mengeruk sedimen sepanjang aliran Sungai Lompang Sokaraja melalui gerakan "Langit Biru" Jumat (7/8/2026). Langkah tanggap lingkungan ini diambil guna memulihkan fungsi vital sungai yang mengalami pendangkalan parah setelah kemarau panjang.

Ketua DPC Partai Demokrat Banyumas, Iwan Supriyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengerukan ini merupakan prioritas mendesak untuk menjaga daya dukung lingkungan setempat. Aliran sungai tersebut merupakan urat nadi irigasi yang mengaliri kawasan persawahan dari Sokaraja, Kalibagor, hingga Banyumas.

"Kondisi dasar sungai sudah sangat menggenang dan tertutup sedimen akibat kemarau hampir satu tahun. Kami berhasil mengangkat sekitar 50 kubik material sedimen. Jika tidak segera dikeruk, saat hujan tiba air berisiko meluap dan memicu banjir hingga ke jalan lintas utama Sokaraja," jelas Iwan di sela aksi gotong royong bersama warga, perangkat desa, serta pengurus RT dan RW setempat.

Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Abdullah Latif, S.E., menggarisbawahi bahwa pemulihan ekosistem sungai ini adalah bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan. Aksi ini juga selaras dengan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan nasional, sekaligus memperingati momentum HUT Partai Demokrat ke-25 pada 9 September mendatang.

"Fokus utama kita adalah edukasi lingkungan secara konkrit. Kami ingin membudayakan gerakan bersih-bersih ekosistem yang berkelanjutan di tengah masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial," tegas Abdullah Latif.

Melalui pengerukan sedimen dan pembersihan aliran sungai ini, masyarakat Sokaraja kini dapat menatap musim penghujan dengan lebih tenang tanpa terbayang resiko luapan air dan banjir bandang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....