Sokoguru Ekonomi Rakyat, Koperasi Banyumas Didorong Makin Profesional
- 06 Agt 2026 15:14 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Perkembangan teknologi digital menuntut koperasi tidak lagi bertahan dengan pola pengelolaan konvensional. Di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis, koperasi didorong bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, akuntabel, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.
Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Kabupaten Banyumas yang digelar pada Kamis (6/8/2026). Pemerintah Kabupaten Banyumas menilai transformasi digital menjadi salah satu kunci agar koperasi tetap relevan dan mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi.
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan koperasi masih memiliki posisi strategis sebagai sokoguru perekonomian rakyat. Namun, peran tersebut hanya dapat dipertahankan apabila koperasi terus meningkatkan kualitas tata kelola, profesionalisme pengurus, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak lagi cukup diukur dari banyaknya jumlah koperasi yang berdiri, tetapi dari sejauh mana koperasi mampu menjadi lembaga yang sehat, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
"Keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah koperasi, tetapi bagaimana koperasi mampu tumbuh menjadi lembaga yang sehat, profesional, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi anggotanya," ujar Lintarti.
Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi, mengatakan penguatan koperasi harus dibarengi dengan inovasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang akan dilakukan ialah meluncurkan Program Koperasi Masuk Pasar pada Festival Pasar Rakyat yang dijadwalkan berlangsung September mendatang.
Program tersebut diharapkan memperluas akses pembiayaan bagi pedagang pasar melalui koperasi, sehingga masyarakat memiliki alternatif pembiayaan yang lebih sehat dibandingkan pinjaman dari rentenir.
"Kami berharap koperasi mampu menjadi solusi pembiayaan yang sehat bagi pedagang pasar sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap rentenir serta memperkuat peran koperasi di sektor riil," ujar Gatot.
Peringatan Harkopnas ke-79 juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada koperasi dan pegiat koperasi berprestasi di Banyumas. Penghargaan diberikan kepada berbagai kategori, mulai dari koperasi dengan tingkat kesehatan terbaik, koperasi paling inovatif, koperasi penggerak UKM pedagang pasar, hingga pelopor pengembangan koperasi di sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata.
Melalui penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi, dan inovasi layanan, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang semakin adaptif terhadap tantangan zaman sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....