UIN Saizu Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah melalui Kantin Halal

  • 08 Sep 2026 08:19 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri atau UIN Saizu Purwokerto mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah melalui pengembangan kuliner halal. Upaya tersebut dilakukan melalui inisiasi Kantin Halal, Aman, dan Sehat di Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat atau Zona KHAS UIN Saizu.

Program yang digerakkan Halal Center UIN Saizu tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat mata rantai ekonomi syariah di sektor kuliner.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan mengatakan, konsep halal tidak cukup hanya dilihat dari kepemilikan sertifikat. Menurutnya, produk makanan juga harus memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan pangan.

“Komitmen UIN Saizu melalui Halal Center UIN Saizu menginisiasi lahirnya kantin halal, aman dan sehat di Zona KHAS UIN Saizu Purwokerto,” kata Prof. Ridwan.

Ia menjelaskan, pengembangan kantin halal juga berkaitan dengan penguatan wisata halal, khususnya di bidang kuliner. Keberadaan kuliner yang menerapkan prinsip halal, aman, dan sehat dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

Menurutnya, ekosistem halal tidak hanya mencakup produk akhir, tetapi juga seluruh proses mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, penyajian hingga konsumsi.

Sementara itu, Kepala Halal Center UIN Saizu Purwokerto, Dani Kusumastuti mengatakan, Zona KHAS UIN Saizu tidak hanya menyasar kantin yang berada di lingkungan kampus.

Program tersebut juga diarahkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di sekitar kampus, termasuk pelaku usaha di Purwasera atau Purwanegara Selera Rakyat serta sejumlah pedagang di sekitar Purwokerto.

Dani mengatakan, pengembangan zona kuliner halal tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pariwisata halal di Banyumas Raya. Menurutnya, penguatan ekonomi syariah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam setiap mata rantai usaha kuliner.

Pelaku usaha didorong memastikan bahan yang digunakan maupun proses produksi dan penyajian makanan memenuhi prinsip halal. Selain itu, aspek keamanan dan kesehatan pangan juga menjadi perhatian.

Melalui program tersebut, UIN Saizu berharap kesadaran masyarakat terhadap produk halal semakin meningkat. Pendampingan kepada pelaku usaha kuliner juga diharapkan dapat diperluas sehingga semakin banyak UMKM yang mampu menerapkan prinsip halal, aman, dan sehat.

Inisiasi Zona KHAS UIN Saizu sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi syariah dapat dimulai dari sektor yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Tidak hanya memberikan kepastian kepada konsumen, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperkuat rantai ekonomi syariah di tingkat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....