Kekeringan Mulai Melanda, Warga Mersi Rasakan Dampak Musim Kemarau

  • 04 Agt 2026 11:10 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Musim kemarau mulai membawa dampak kekeringan di sejumlah wilayah. Di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, warga mulai merasakan berkurangnya ketersediaan air bersih seiring kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup lama.

Warga RT 03 RW 03 Kelurahan Mersi, Amin Badoli, mengatakan sejak akhir Juli sejumlah sumur di lingkungan tempat tinggalnya mulai mengering. Akibatnya, air yang dipompa dari sumur hanya keluar dalam jumlah sedikit. Selain itu, debit air PDAM juga mulai menurun pada jam-jam tertentu.

"Mungkin sejak akhir Juli sudah banyak sumur di sekitar sini yang mulai mengering. Bahkan sumur yang berada di pinggir sungai juga mulai kering. Artinya, ketika air disedot menggunakan pompa, paling hanya mendapatkan beberapa ember saja, setelah itu habis. Selain itu, aliran PDAM juga mulai mengecil, terutama pada jam-jam seperti sekarang," ujarnya.

Kondisi serupa juga dirasakan Fatimah Azzahra, warga Mersi yang menjalankan usaha sempol. Menurutnya, berkurangnya pasokan air cukup menghambat aktivitas usahanya karena air menjadi kebutuhan utama dalam proses produksi maupun mencuci peralatan.

"Kami punya usaha yang juga membutuhkan air," katanya.

Selain berdampak pada pelaku usaha, keterbatasan air juga menyulitkan kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, dan aktivitas sehari-hari lainnya. Untuk menyiasatinya, sebagian warga membeli air galon, sementara yang masih mengandalkan PDAM memilih menampung air sejak dini hari sebelum debit air mengecil.

Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan air bersih bagi wilayah yang terdampak kekeringan. Selain itu, mereka juga mengharapkan adanya edukasi kepada masyarakat mengenai penghematan dan pengelolaan air agar kebutuhan selama musim kemarau tetap dapat terpenuhi. (Eki Latifa Nikmah).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....