Perjusa Jadi Wadah Pembentukan Karakter Siswa MI Ma'arif NU 1 Dawuhan Wetan
- 03 Agt 2026 15:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Sebanyak 206 siswa MI Ma'arif NU 1 Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas mengikuti Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) yang digelar pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai-nilai kepramukaan dan keislaman kepada para peserta.
Perkemahan yang mengusung tema "Pramuka Penggalang Ber-Aksi (Aktif, Kreatif, Santun, Islami)" itu diikuti 91 peserta putra dan 115 peserta putri yang tergabung dalam Gugus Depan Banyumas 05.1889–05.1890 Pangkalan MI Ma'arif NU 1 Dawuhan Wetan.
Kegiatan dibuka oleh Pengawas Madrasah, Siti Asiyah, S.Pd.I., M.Pd., serta dihadiri Kepala Madrasah, Ketua LP Ma'arif MWC NU Kedungbanteng, para pembina Pramuka, dan dewan guru.
Dalam sambutannya, Siti Asiyah mengatakan kegiatan kepramukaan menjadi salah satu media yang efektif untuk membentuk karakter peserta didik. Melalui berbagai aktivitas di alam terbuka, siswa didorong belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, mengembangkan jiwa kepemimpinan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.
"Saya sangat mengapresiasi upaya MI Ma'arif NU 1 Dawuhan Wetan yang terus menghadirkan kegiatan pendidikan di luar kelas yang bermakna, inovatif, dan menyenangkan," ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (3/8/2026).
Ketua Panitia Perjusa, Ahmad Faiz, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang mandiri, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang mampu melatih kemandirian, kepemimpinan, dan keterampilan peserta.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang terbagi dalam tiga kelompok utama, yakni Giat Wawasan, Giat Prestasi, dan Giat Ibadah. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara edukatif, menyenangkan, sekaligus menantang agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih berkesan.
"Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif, menarik, dan menantang,” tutur Ahmad.
Ahmad Faiz berharap tema "Pramuka Penggalang Ber-Aksi (Aktif, Kreatif, Santun, Islami)" tidak hanya menjadi slogan selama perkemahan berlangsung, tetapi juga dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari para peserta.
Melalui kegiatan itu, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang aktif berkarya, kreatif dalam berpikir, santun dalam bersikap, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....