Lomba Kolase Mozaik di BaturradenTumbuhkan Karakter Anak

  • 18 Sep 2026 10:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas- Sebanyak 40 anak dari 20 Taman Kanak-Kanak se-Kecamatan Baturraden mengikuti lomba yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia atau IGTKI PGRI Kecamatan Baturraden, Jumat, 18 September 2026, di TK Pertiwi Karangmangu, Korwilcam Dindik Baturraden.

Kegiatan berlangsung meriah dan edukatif. Para peserta tidak hanya ditantang menghasilkan karya, tetapi juga belajar ketelitian, kemandirian, kesabaran, dan keberanian mengekspresikan diri.

Koordinator Korwilcam Dindik Baturraden, Wuryanto, mengatakan seluruh peserta merupakan juara dari masing-masing TK. Lomba tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk berkompetisi sekaligus mendapatkan pengalaman sebelum mewakili Kecamatan Baturraden pada jenjang berikutnya.

“ Kalian adalah para juara di TK masing-masing. Hari ini kalian akan berlaga untuk mencari duta terbaik yang mewakili Kecamatan Baturraden pada jenjang berikutnya,” katanya.

Menurut Wuryanto, lomba kolase dan mozaik tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif dalam melatih kreativitas, kesabaran, kompetensi, mental, dan karakter anak sejak usia dini.

Pengawas PAI Kecamatan Baturraden, Dudiyono, menambahkan, pembentukan karakter anak tidak cukup dilakukan melalui pembelajaran secara verbal. Pengalaman langsung seperti membuat kolase dan mozaik dapat mengajarkan ketekunan, tanggung jawab, kemandirian, serta kemampuan menghargai karya sendiri dan orang lain.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala TK Karangsalam, Turinah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, termasuk jajaran Korwilcam Dindik Baturraden, Pengawas SD, Penilik, Pengawas PAI, para kepala TK, serta orang tua peserta.

Ia mengatakan lomba diikuti 40 peserta dari 20 TK dan dapat berlangsung dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak, terutama orang tua.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya orang tua murid. Alhamdulillah kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak,” ujarnya.

Lomba kolase dan mozaik menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan anak usia dini yang menyenangkan sekaligus berorientasi pada pembentukan karakter.

Di balik potongan kertas, warna, dan bentuk yang disusun anak-anak, tersimpan proses belajar tentang kesabaran, kreativitas, keberanian, dan penghargaan terhadap sebuah proses. Sebab sejak usia dini, anak tidak hanya perlu diajarkan bagaimana menjadi juara, tetapi juga bagaimana menikmati proses untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berkarakter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....