Jalan Sibalung-Pandak Diresmikan: Mobilitas Lancar, Ekonomi Bergeliat
- 03 Agt 2026 15:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Setelah lima bulan dikerjakan, ruas Jalan Sibalung–Pandak di Kecamatan Sumpiuh akhirnya kembali dapat digunakan masyarakat. Jalan sepanjang 1,5 kilometer itu diresmikan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Senin (3/8/2026), dan diharapkan mampu memperlancar mobilitas serta mendorong perekonomian warga.
Rekonstruksi jalan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas meningkatkan kualitas infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Selain memperbaiki akses transportasi, pembangunan itu juga ditujukan untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, jalan Sibalung–Pandak bukan hanya menghubungkan Desa Pandak di Kecamatan Sumpiuh dengan Desa Sibalung di Kecamatan Kemranjen, tetapi juga menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi warga.
"Semoga keberadaan jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, memperlancar akses transportasi, memudahkan distribusi barang dan hasil pertanian, serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat," kata Sadewo.
Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik akan memudahkan petani mengangkut hasil panen ke pasar sekaligus memperlancar distribusi benih, pupuk, dan kebutuhan pertanian lainnya. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga jalan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya berharap, dengan kondisi jalan yang sudah lebih baik, para petani akan semakin mudah membawa hasil panen ke pasar, dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat. Bukan hanya hasil panen, tetapi benih, pupuk, dan berbagai kebutuhan pertanian juga akan lebih mudah masuk ke wilayah ini,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Sumpiuh Pujar Seno menjelaskan ruas Pandak–Sibalung selama ini memiliki peran strategis sebagai penghubung dua kecamatan sekaligus jalur alternatif ketika terjadi kepadatan di jalan utama. Sebelum direkonstruksi, kondisi jalan dinilai kurang layak karena bergelombang, sempit, dan menyulitkan kendaraan roda empat untuk melintas.
"Sebelum jalan ini dikerjakan kondisinya sangat susah untuk dilalui, apalagi untuk mobil. Jalannya bergelombang dan sempit. Padahal jalan ini sangat strategis karena menghubungkan dua desa, yaitu Pandak di Kecamatan Sumpiuh dan Sibalung di Kecamatan Kemranjen. Juga menjadi jalan alternatif manakala jalan utama terjadi kemacetan," tuturnya.
Pujar mengatakan manfaat pembangunan mulai terlihat setelah jalan selesai dikerjakan. Selain memperlancar arus lalu lintas dan distribusi hasil pertanian maupun perdagangan, kawasan di sepanjang ruas jalan tersebut kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menyebut setiap pagi dan sore hari kawasan itu ramai didatangi warga. Sekitar 100 pedagang memanfaatkan lokasi tersebut untuk berjualan sehingga turut menggerakkan perekonomian lokal dan memberikan tambahan pendapatan bagi desa melalui pengelolaan kawasan.
"Dengan jadinya jalan ini, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Jadi tempat favorit warga untuk menikmati sore hari, banyak para pedagang di sini, mungkin hampir 100 pedagang. Dan itu bisa memberi pendapatan juga kepada desa karena di sini dikelola terkait dengan kebersihannya," ucapnya.
Senada, Kepala Desa Pandak Abas Wahyudi menyambut baik rampungnya pembangunan ruas jalan tersebut. Ia berharap akses yang lebih baik dapat meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pandak dan wilayah sekitarnya.
"Atas nama Pemerintah Desa Pandak, lembaga desa, dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terealisasinya pembangunan jalur ini. Semoga menjadi keberkahan dan kemaslahatan bagi kita bersama," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....