Literasi Digital Jadi Tantangan Penguatan Layanan Perlinsos Banyumas
- 03 Agt 2026 12:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Penguatan layanan perlindungan sosial berbasis digital di Kabupaten Banyumas tidak hanya membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam menggunakan layanan digital secara aman.
Dinkominfo Kabupaten Banyumas menilai literasi digital masyarakat masih menjadi tantangan dalam penerapan Perlinsos Digital. Edukasi diperlukan agar masyarakat memahami cara mengakses layanan sekaligus berhati-hati dalam menjaga data pribadi.
Nailul Barokah, S.Kom, M.Si dari Dinkominfo Kabupaten Banyumas mengatakan, masyarakat perlu terus mendapatkan edukasi agar tidak mudah mengakses situs palsu maupun menjadi korban penipuan digital.
“tantangan terbesar tadi, ilterasi digital masyarakat kita itu, jadi bagaimana kita tetap harus selalu mengingatkan masyarakat, mengedukasi masyarakat tentang literasi digital, bagaimana mengakses hp tersebut, jangan sampai mengakses web yang palsu dan yang lain, Itu yang paling besar sekali,” katanya.
Ia menjelaskan, keamanan data dalam layanan Perlinsos Digital juga didukung penggunaan Identitas Kependudukan Digital atau IKD. Setiap pendaftaran dilakukan melalui verifikasi biometrik sehingga identitas pengguna dapat diverifikasi.
Selain literasi digital, keterbatasan perangkat juga menjadi tantangan karena terdapat spesifikasi minimum telepon seluler untuk mengakses IKD. Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi, termasuk kelompok lansia.
Untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala, pemerintah menyediakan agen Perlinsos di tingkat desa dan kecamatan. Agen tersebut dapat mendampingi masyarakat dalam mengakses layanan digital, sehingga transformasi layanan perlindungan sosial tetap dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....