Tingginya Kasus HIV pada Anak dan Remaja Jadi Perhatian Dinas Kesehatan Banyumas

  • 03 Agt 2026 12:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menunjukkan masih tingginya temuan kasus HIV pada kelompok usia 15–24 tahun. Kondisi ini menjadi perhatian karena sebagian penderitanya masih berstatus pelajar maupun mahasiswa, sehingga upaya pencegahan dan edukasi dinilai perlu terus diperkuat.

Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Retno Wuri, mengatakan kelompok usia 15–24 tahun menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian khusus. Berdasarkan data Januari hingga Juni 2026, pada rentang usia tersebut ditemukan sebanyak 34 kasus HIV.

"Namun yang juga menjadi perhatian adalah kelompok usia 15–24 tahun. Pada rentang usia ini ditemukan 34 kasus, padahal sebagian masih berstatus pelajar maupun mahasiswa," ujarnya.

Wuri menjelaskan, penyebab kasus HIV berbeda pada setiap kelompok usia. Untuk anak di bawah 15 tahun, penularan umumnya terjadi dari ibu ke anak. Sementara pada usia remaja dan dewasa muda, kasus lebih banyak berkaitan dengan perilaku berisiko.

Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas bersama puskesmas rutin memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama pada awal tahun ajaran. Edukasi tersebut bertujuan agar remaja memahami HIV, mengetahui cara penularannya, serta mampu melakukan langkah-langkah pencegahan.

"Dinas Kesehatan bersama puskesmas juga rutin memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama pada awal tahun ajaran, agar remaja memahami HIV dan cara pencegahannya," katanya.

Ia berharap para remaja semakin memahami bahaya HIV, menghindari perilaku berisiko, serta tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila merasa memiliki faktor risiko. Menurutnya, peningkatan pengetahuan menjadi salah satu langkah penting untuk menekan penularan HIV di Kabupaten Banyumas. (Eki Latifa Nikmah).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....