Surat untuk Orang Tua Warnai Jumat Religi SMAN 1 Sigaluh
- 31 Jul 2026 14:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Hari Jumat menjadi istimewa bagi SMAN 1 Sigaluh, karena tiga jam pelajaran pertama selalu diisi dengan kegiatan spesial. Jika Jumat pekan lalu diisi dengan Jumat Sehat dengan kegiatan jalan sehat dan kebersihan kelas, maka Jumat 31 Juli 2026 ini, sekolah tersebut membuat program Jumat Religi. Kegiatannya pun seru, karena selain aktivitas ibadah dengan membaca surat Al Kahfi bersama, juga selanjutnya ada berbagi dan makan jajan bersama serta membuat surat untuk orang tua.
Beberapa wali kelas tampak larut dalam keakraban memakan camilan bersama, dan juga memutar lagu bertemakan orang tua seperti lagu Bunda dari Mely Guslaw maupun lagu Terbaik Untukmu dari Ada Band kolaborasi dengan Gita Gutawa.
Menurut guru agama Islam Irvan Fadli Kurnia, kegiatan ini dimaksudkan agar para murid semakin mempertebal sifat religius dan sosial mereka.
"Hari ini juga semua murid muslim memakai baju koko atau gamis, para guru juga bersarung. Harapannya dengan kegiatan ini semakin meningkatkan keimanan, saling peduli dan suka berbagi dengan sesama dan juga semakin menyayangi orang tua," harap Irvan.
Salah satu siswa SMAN 1 Sigaluh Airin Hilda Pratanti mengungkapkan kegiatan ini meskipun hanya tiga jam pelajaran namun memiliki banyak manfaat.
"Kita jadi lebih akrab dengan berbagi jajanan dan makan bersama teman dan wali kelas. Meskipun saat MBG juga kita memang selalu makan bersama. Dan yang paling mengharukan adalah ketika kita diminta membuat surat untuk orang tua kita. Kita diingatkan untuk berterimakasih kepada mereka, mengungkapkan sayang kita kepada mereka dan mengungkapkan harapan kita kepada mereka. Ini hal yang jarang kita lakukan. Bahkan secara lisan langsung pun kadang kita tidak sering melakukan di rumah karena kita sibuk dengan gawai kita masing-masing," ujar Airin.
Surat untuk orang tua kemudian dikumpulkan kepada wali kelas, dan saat pengambilan nilai tengah semester nanti, surat itu akan diberikan kepada orang tua murid.
Salah satu guru wali kelas Slamet Priyati mengungkapkan bahwa kegiatan ini sampai membuatnya menangis.
"Tadi ada murid yang orang tuanya sudah meninggal. Dia menulis surat sambil menangis mengenang orang tuanya. Saya jadi ikut menangis, ingat orang tua juga. Semoga kegiatan ini semakin membuat para murid menyayangi orang tua mereka," harap Slamet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....