Pentingnya Jaga Kesehatan dan Kesiapan Mental sebelum Khitan

  • 11 Sep 2026 14:42 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Kesiapan mental dan kondisi kesehatan penting sebelum anak menjalani khitan. Orang tua perlu memastikan anak benar-benar siap menjalani proses tersebut.

Gilang Nanda Permana Wijaya, koas yang terlibat dalam khitan massal, mengatakan kesiapan mental perlu diperhatikan. Anak perlu memiliki keinginan sendiri, bukan sekadar mengikuti keinginan orang lain.

“Yang pertama justru dari kesiapan mental anaknya,” ujar Gilang.

Menurut Gilang, orang tua juga perlu menyampaikan riwayat kesehatan anak kepada tenaga kesehatan. Beberapa kondisi seperti hemofilia, talasemia, dan alergi perlu menjadi perhatian.

Selain persiapan sebelum khitan, perawatan setelah tindakan juga perlu dilakukan dengan baik. Kebersihan area luka harus dijaga selama proses pemulihan.

Gilang mengatakan area luka dapat dibersihkan menggunakan air bersih. Orang tua juga perlu memastikan area tersebut tidak lembap.

Dalam hal makanan, anak tidak memiliki pantangan khusus setelah menjalani khitan. Makanan berprotein seperti telur, daging, dan ayam dapat membantu proses penyembuhan.

“Telur, daging, ayam, itu baik untuk penyembuhan,” ujar Gilang.

Keluhan seperti nyeri dan pembengkakan dapat terjadi setelah khitan. Kondisi tersebut umumnya merupakan reaksi selama proses pemulihan.

Gilang menyebut anak biasanya mulai membaik setelah tiga hari. Dalam waktu sekitar satu minggu, anak umumnya sudah dapat kembali beraktivitas.

Menurutnya, kondisi mental dan asupan nutrisi dapat memengaruhi proses pemulihan anak. Penggunaan bahan atau obat yang tidak direkomendasikan dapat memperburuk kondisi luka.

Gilang mengimbau orang tua segera membawa anak ke dokter jika mengalami keluhan. Ia juga meminta orang tua tetap mendampingi anak setelah menjalani khitan. (Nurul Saputri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....