Cilacap dan Banyumas Terima Bantuan IBM, Mulai Program Air Bersih hingga Sanitasi

  • 30 Jul 2026 03:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Kabupaten Cilacap dan Banyumas mendapatkan dukungan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat melalui program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM). Bantuan tersebut mencakup pembangunan sarana air minum, sanitasi, pengelolaan sampah hingga pengembangan kawasan permukiman yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Novita Wijayanti saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan IBM Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2026 di Aula Bappeda Cilacap, bersama Pemkab, kepala desa, dan para penerima manfaat, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, seluruh program telah ditetapkan dan kini memasuki tahapan pelaksanaan di lapangan.

Novita menegaskan, rapat koordinasi dilakukan agar seluruh pihak memahami mekanisme pelaksanaan program sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan.

"Program ini ada beberapa yang turun di Cilacap dan Banyumas sesuai dapil saya, ada Sanimas, Pamsimas, jalan penghubung, ada TPS3R itu pengolahan sampah, dan beberapa lainnya, dan saya mengusulkan pengolahan dampah di Sidareja dan beberapa titik, serta SPAM di Patimuan di beberapa titik. Kalau Cipta Karya ada tentang air bersih air minum dan yang berhubungan langsung dengan masyarakat," katanya.

Menurutmya karena program sudah turun, maka digelar rakor agar para penerima manfaat, agar dalam pelaksanaannya sesuai drngan aturan.

"Kami berpesan kepada penerima manfaat, ada kepala desa, madrasah, maupun pondok pesantren agar pembangunan dilaksanakan sesuai anggaran yang tersedia, mengikuti spesifikasi teknis, serta tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya," ujarnya.

Ia berharap seluruh bantuan tersebut mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.

Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Jawa Tengah, Nanda Lasro Elizabeth Sirait, menjelaskan Kabupaten Cilacap memperoleh cukup banyak alokasi program IBM tahun ini.

"Cilacap dapat alokasi banyak, mulai dari Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 12 lokasi, Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di 9 lokasi, pembangunan sanitasi untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) di 10 lokasi, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di 1 lokasi, serta Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di 9 lokasi," katanya.

Selain Cilacap, Kabupaten Banyumas juga memperoleh bantuan berupa pengembangan pengelolaan sampah melalui optimalisasi TPST BLE, sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Nanda mengatakan hingga saat ini pelaksanaan program berjalan tanpa kendala berarti karena koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat terus dilakukan secara intensif.

"Selama ini tidak ada kendala karena kami selalu berkoordinasi dengan Bu Novita, pemerintah daerah, teman-teman di lapangan, dan masyarakat. Harapannya setelah seluruh pembangunan selesai, pemerintah daerah dapat mengawal operasional dan pemeliharaannya sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

Ia menambahkan, kuota bantuan tahun ini telah terpenuhi sesuai ketentuan. Meski demikian, kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan masyarakat masih cukup besar.

"Kebutuhannya tentu masih banyak, tetapi dengan keterbatasan anggaran yang ada saat ini kami berupaya mengoptimalkan apa yang ada demi kepentingan masyarakat secara bertahap," ujarnya.

Menurut Nanda, seluruh lokasi penerima bantuan dipilih berdasarkan tingkat kebutuhan dan urgensi di lapangan sehingga diharapkan program IBM benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Cilacap maupun Banyumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....