Festival Jadi Peluang UMKM Banyumas Perluas Pasar dan Perkuat Branding
- 29 Jul 2026 09:56 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Penyelenggaraan berbagai festival di Kabupaten Banyumas tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi pariwisata, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar serta memperkuat citra merek (branding) produknya. Hal tersbeut disampaikan Ketua Asosiasi Pelaku Industri Kreatif dan UMKM Banyumas (ASPIKMAS), Pujianto, S.E.
Tingginya kunjungan masyarakat selama festival berlangsung dinilai mampu meningkatkan potensi penjualan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada konsumen yang lebih luas. Ia mengatakan semakin banyak festival yang digelar di Banyumas akan berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.
"Semakin banyak event dan festival yang diselenggarakan, tentu semakin besar pula potensi kunjungan masyarakat ke Purwokerto dan Banyumas. Kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya," ujarnya.
Menurut Pujianto, pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi penyelenggaraan festival memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh manfaat ekonomi. Namun demikian, pelaku usaha di luar lokasi juga tetap dapat memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan produk yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat.
Ia menilai keberhasilan UMKM dalam memanfaatkan festival tidak hanya ditentukan oleh harga produk. Kualitas, pelayanan, kemasan, hingga kemampuan membangun branding menjadi faktor penting agar produk mampu meninggalkan kesan di benak konsumen.
"Pelaku UMKM harus menyajikan produk dan layanan yang berkualitas serta memberikan nilai lebih kepada konsumen. Jangan lupa membangun branding karena momentum festival dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. Efeknya bisa bersifat jangka panjang karena setelah acara selesai, masyarakat masih akan mengingat produk tersebut dan berpotensi melakukan pembelian kembali," katanya, menjelaskan.
Pujianto menambahkan, festival seharusnya tidak dipandang sebagai kesempatan memperoleh keuntungan sesaat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi media promosi yang efektif untuk membangun loyalitas pelanggan dan memperluas jaringan pemasaran.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas, serta pelaku industri kreatif dalam menciptakan ekosistem festival yang berkelanjutan. Sinergi antarpihak dinilai mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival sekaligus memperbesar dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.
ASPIKMAS berharap penyelenggaraan festival di Banyumas ke depan dapat dilakukan lebih masif dan tersebar di berbagai wilayah. Sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan di pusat kegiatan, tetapi juga mampu menggerakkan pelaku UMKM dan industri kreatif di berbagai daerah di Kabupaten Banyumas. (Dina Darozatun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....