Banyumas Raih Penghargaan Kabupaten Pangan Aman 2025, Predikat Sangat Baik

  • 09 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Banyumas menerima penghargaan Kabupaten/Kota Pangan Aman 2025 dengan predikat Sangat Baik atau Level 5 dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BPOM di Banyumas, Gideon, kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Ruang Joko Kahiman, Kamis (9/7/2026).

Sebelumnya, Kabupaten Banyumas menjadi satu dari 23 kabupaten/kota di Indonesia yang lolos ke tahap akhir penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Dani Esti Novia, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan keamanan pangan di Banyumas.

"Program Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman merupakan langkah nyata kita bersama dalam memastikan pemenuhan gizi dan perlindungan kesehatan masyarakat dari peredaran pangan yang tidak layak konsumsi," ucapnya.

Kepala BPOM di Banyumas, Gideon, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Banyumas meraih penghargaan Kabupaten/Kota Pangan Aman Level 5 kategori Sangat Baik. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pembinaan dan pengawasan obat serta makanan yang terintegrasi.

Ia menilai Banyumas telah menghadirkan berbagai kebijakan, program, dan inovasi yang mendukung terwujudnya pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat.

"Capaian ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas telah mampu menghadirkan berbagai kebijakan, program, dan inovasi yang mendukung terwujudnya pangan aman, bermutu, dan layak dikonsumsi," ujarnya

Gideon menambahkan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang selama ini secara konsisten memperkuat keamanan pangan. Upaya itu dilakukan melalui penyusunan kebijakan daerah, pembinaan kepada pelaku usaha, pemberdayaan masyarakat, penguatan sistem pengawasan pangan, hingga kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanganan kejadian luar biasa keracunan pangan.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan pangan ke depan akan semakin kompleks seiring berkembangnya pola produksi, distribusi, dan konsumsi pangan. Karena itu, diperlukan komitmen yang lebih kuat untuk memperluas edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha, serta memperkuat pengawasan berbasis risiko.

"Penghargaan yang diberikan pada hari ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan program pengawasan obat dan makanan," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap keamanan pangan.

Sadewo berharap Banyumas dapat meningkatkan predikat dari Level 5 kategori Sangat Baik menjadi Level 6 kategori Unggul atau role model nasional.

"Mudah-mudahan penghargaan ini dapat benar-benar diimplementasikan di lapangan. Bahwa Banyumas betul-betul layak menjadi kabupaten percontohan untuk keamanan pangan," ujarnya.

Sadewo menegaskan keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi yang terus diperkuat akan menjadi investasi penting untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan Banyumas sebagai daerah percontohan nasional di bidang keamanan pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....