Bupati Berharap Sendratari "The Tales of Karangbolong" Jadi Magnet Baru Wisata Kebu
- 01 Jul 2026 09:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen: Karangbolong Culture Festival 2026 resmi dibuka dengan meriah di pelataran parkir objek wisata Sagara View of Karangbolong, Kecamatan Buayan, Sabtu (27/6/2026) malam. Puncak acara pembukaan ditandai dengan pementasan sendratari kolosal bertajuk The Tales of Karangbolong yang memukau ribuan pengunjung.
Pementasan yang digelar di tanah kelahiran legenda Karangbolong ini menjadi kali ketiga sendratari tersebut dipentaskan secara besar-besaran. Sebelumnya, karya seni ini sukses tampil pada malam pergantian tahun baru dan mendapat kesempatan tampil di panggung nasional Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Sendratari The Tales of Karangbolong merupakan karya yang digagas oleh dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah sekaligus putra sulung Bupati Kebumen. Dalam proses kreatifnya, dr. Reza berkolaborasi dengan Bravery Dancer Jogja untuk mengemas cerita rakyat Karangbolong menjadi pertunjukan yang menarik bagi masyarakat modern.

Sebanyak lebih dari 100 penari yang seluruhnya merupakan pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen terlibat dalam pementasan tersebut. Lewat seni tari dan drama, mereka mengangkat kisah legenda Karangbolong tentang pertarungan antara kebaikan dan kejahatan, kutukan raja angkara murka kepada sang permaisuri, hingga perjalanan mencari penangkal kutukan yang menjadi asal-usul tradisi unduh sarang burung walet di tebing Karangbolong.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang hadir langsung dalam pembukaan festival menyampaikan apresiasi tinggi terhadap lahirnya karya seni tersebut. Menurutnya, perpaduan antara keindahan alam pesisir selatan dengan kekayaan budaya lokal menjadi modal penting dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah.
"Kami sangat mengapresiasi karya ini. Kehadiran sendratari ini membuktikan bahwa kebudayaan Kebumen terus hidup, berkembang, dan mampu tampil dalam kemasan yang menarik minat generasi masa kini. Ini menjadi wadah ekspresi yang sangat positif bagi anak-anak muda kita," ujar Bupati Lilis.
Ia berharap The Tales of Karangbolong dapat terus dipentaskan secara berkelanjutan dan menjadi ikon baru wisata budaya Kebumen. Menurutnya, pertunjukan tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi magnet yang menarik wisatawan berkunjung ke Karangbolong sekaligus memperkuat citra Kebumen sebagai daerah yang kaya akan budaya dan destinasi wisata.
Sementara itu, dr. Reza Mardhika selaku penggagas menegaskan bahwa sendratari ini tidak hanya dihadirkan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media promosi pariwisata berbasis budaya. Ke depan, ia berharap pertunjukan ini mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara.
"Harapannya, sendratari ini menjadi atraksi budaya yang dapat dipentaskan secara rutin sehingga mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Karangbolong dan Kabupaten Kebumen secara keseluruhan," katanya.
Pembukaan Karangbolong Culture Festival 2026 turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kebumen, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta para budayawan.
Melalui perpaduan seni, budaya, dan keindahan alam, Karangbolong Culture Festival 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya Kebumen sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....