Kisah Karangbolong Diangkat ke Panggung, Budaya Kebumen Sasar Generasi Muda
- 10 Agt 2026 22:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen - Kisah rakyat Karangbolong di Kabupaten Kebumen diangkat menjadi pertunjukan sendratari bertajuk The Tales of Karangbolong. Karya seni tersebut tidak hanya menjadi upaya menghidupkan kembali cerita lokal, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan potensi budaya dan wisata Kebumen kepada generasi muda.
Dalam dialog SPADA Budaya dan Pariwisata, Minggu (9/8/26), Zuliansyah A. Zulfikar, S.A.P., selaku Mas Kebumen 2025, mengatakan pemilihan kisah Karangbolong tidak terlepas dari keberadaan kawasan tersebut sebagai salah satu situs geopark Kebumen. Karangbolong memiliki sejumlah potensi alam, seperti pantai, gua, dan batuan, sekaligus menyimpan cerita rakyat mengenai perjalanan Pangeran Surti yang mencari sarang burung walet untuk obat bagi permaisuri.
“Di sini ternyata memiliki cerita rakyat yang menarik, yaitu terkait perjalanan Pangeran Surti dalam mencari sarang burung walet sebagai obat untuk permaisuri,” ujarnya.
Menurutnya, pengangkatan kisah tersebut dalam bentuk sendratari diharapkan dapat menjadi sarana promosi Karangbolong sekaligus memperkenalkan Kebumen melalui pendekatan seni pertunjukan. Pementasan bahkan telah digelar di Pantai Karangbolong dan mendapat perhatian dari masyarakat lokal maupun warga internasional.
Upaya mengenalkan cerita lokal tersebut juga menyasar generasi muda yang kini lebih dekat dengan media digital. Media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan promosi sendratari Karangbolong.
Zuliansyah sendiri menilai sendratari Karangbolong juga memiliki kemasan yang lebih menarik bagi anak muda karena tidak sekadar menyajikan cerita legenda dalam bentuk pertunjukan yang kaku. Alur cerita yang dramatis menjadi salah satu daya tarik yang diharapkan mampu membuat generasi muda tertarik menyaksikannya.
Selain promosi budaya, pertunjukan ini turut membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam Karangbolong dan burung lawet. Zuliansyah menyebut sarang burung walet merupakan bagian dari warisan budaya Kebumen yang perlu dikenalkan dan dilestarikan oleh generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....