Warga Margadana Bentuk Kelompok Teater, Siap Kembangkan Seni Masyarakat
- 29 Jun 2026 14:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kota Tegal - Parade Teater Empat Kecamatan tidak hanya menjadi ajang pementasan seni, tetapi juga melahirkan semangat baru di tengah masyarakat. Kecamatan Margadana kini memiliki kelompok teater baru bernama Margarin Teater yang dibentuk sebagai wadah bagi warganya untuk terus mengembangkan seni pertunjukan berbasis budaya lokal. Senin (29/6/2026).
Kelompok tersebut tampil membawakan kisah kehidupan masyarakat Margadana dengan mengangkat budaya warteg dan fenomena sosial yang dekat dengan keseharian warga. Menariknya, sebagian besar pemain merupakan masyarakat umum yang baru pertama kali terlibat dalam pementasan teater, termasuk Camat Margadana yang ikut tampil di atas panggung.
Pemeran tokoh Wa'ud sekaligus Camat Margadana, Ari Budi Wibowo mengatakan pementasan tersebut membawa pesan agar masyarakat tetap bangga menggunakan bahasa Tegal sekaligus menjaga identitas daerah melalui seni pertunjukan. Cerita yang diangkat juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada praktik-praktik yang menyesatkan.
"Sebagai warga Tegal kita harus bangga menggunakan bahasa Tegal. Kami juga mengangkat ikon Kecamatan Margadana yaitu warteg, sekaligus menyampaikan pesan bahwa kesuksesan diperoleh dengan kerja keras, bukan melalui jalan yang salah," ujar Ari.
Ari menjelaskan, Margarin Teater merupakan kelompok yang baru dibentuk dan beranggotakan masyarakat dari berbagai latar belakang. Sebagian besar anggotanya belum pernah bermain teater sehingga penampilan kemarin menjadi pengalaman baru bagi seluruh peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia Parade Teater, Tutuko Ahmad menilai penampilan seluruh kecamatan menunjukkan besarnya potensi seni pertunjukan di Kota Tegal. Tutuko mengatakan setiap kelompok mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga pertunjukan terasa lebih hidup dan mudah diterima penonton.
"Semua kelompok mengangkat cerita yang dekat dengan masyarakat masing-masing kecamatan dan seluruh dialog menggunakan bahasa Tegal. Harapannya masyarakat semakin mencintai teater sekaligus budaya daerahnya sendiri," kata Tutuko.
Melalui terbentuknya Margarin Teater, masyarakat Margadana berharap kegiatan seni pertunjukan tidak berhenti pada penampilan kemarin saja. Kelompok tersebut diharapkan terus aktif tampil dalam berbagai kegiatan kebudayaan untuk menjadi ruang bagi warga dalam menyalurkan kreativitas dan melestarikan bahasa serta budaya Tegal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....