Empat Tahun Menanti, Jembatan Sungai Lopasir Mulai Dibangun Kembali

  • 26 Jun 2026 19:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Penantian warga Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang, selama hampir empat tahun akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Banyumas memulai pembangunan kembali Jembatan Sungai Lopasir yang menghubungkan Desa Karanglewas dengan Desa Adisara, Jumat (26/6/2026).

Kepala Desa Karanglewas, Dwi Noto Sugino, mengatakan jembatan tersebut ambrol pada November 2022 akibat tingginya beban kendaraan yang melintas menyusul pengalihan arus saat pembangunan Jembatan Margasana. Sejak saat itu, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu yang dibangun secara swadaya dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

“Karena ada pengalihan arus saat pembangunan Jembatan Margasana, termasuk kendaraan besar dan berat yang melintas, akhirnya jembatan ini rusak,” ujarnya.

Dia mengungkapkan selama jembatan darurat digunakan, cukup banyak warga yang terjatuh saat melintas, terutama ketika kondisi bambu licin akibat hujan. Karena itu, masyarakat menyambut gembira dimulainya pembangunan jembatan permanen tersebut.

“Kalau saya pribadi mewakili masyarakat sangat senang karena akhirnya Jembatan Sungai Lopasir akan dibangun. Aktivitas sehari-hari nanti bisa lebih lancar dan lebih aman. Harapannya ke depan jalannya juga bisa lebih baik lagi,” katanya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiyono mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki infrastruktur meskipun kondisi fiskal daerah sedang menghadapi berbagai keterbatasan.

Menurut Sadewo, pembangunan infrastruktur saat ini membutuhkan kreativitas kepala daerah untuk mencari sumber pembiayaan di luar APBD. Salah satunya melalui dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

“Dalam kondisi fiskal yang tidak baik-baik saja, kepala daerah harus berpikir kreatif memanfaatkan sumber pendanaan yang ada, khususnya untuk pembangunan infrastruktur dan irigasi,” ujar Sadewo.

Sadewo mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang memerlukan perbaikan. Namun menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan berbagai pekerjaan infrastruktur secara bertahap.

Peletakan batu pertama pembangunan kembali Jembatan Lopasir. (Foto: RRI/Yanuar)

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII Dapil Banyumas-Cilacap, Yanuar Arif Wibowo, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur melalui berbagai program dan alokasi anggaran pusat yang dapat dimanfaatkan daerah.

“Memang persoalan fiskal menjadi tantangan bagi daerah. Karena itu kepala daerah harus aktif memperjuangkan anggaran pusat agar bisa digunakan untuk membangun wilayahnya,” kata Yanuar.

Sebagai anggota DPR RI yang bertugas di daerah pemilihan Banyumas-Cilacap, Yanuar berkomitmen mengawal berbagai kebutuhan pembangunan daerah, termasuk infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Sinergi ini bukan untuk kepentingan saya atau Bupati, tetapi untuk kepentingan masyarakat Banyumas. Yang merasakan manfaatnya nanti adalah rakyat,” ujarnya.

Pembangunan kembali Jembatan Sungai Lopasir diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang selama hampir empat tahun harus bergantung pada jembatan darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....