Pelajar Tenggelam di Sungai Kedungbener

  • 21 Jul 2026 13:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kebumen – Seorang pelajar berinisial RS (12), warga Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di Sungai Kedungbener, Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren, Senin (20/7/2026) sore.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di luar rumah, terutama di lokasi yang berisiko seperti sungai.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengetahui ke mana anak-anak bermain. Pastikan mereka berada di tempat yang aman dan tidak bermain di sungai atau lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan," ujar Kapolres, Selasa (21/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di bawah Jembatan Merah, Sungai Kedungbener. Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama lima temannya sedang bermain dan mandi di sungai. Korban kemudian membawa sebatang bambu dan berusaha menyeberangi sungai yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar tiga meter.

Meski telah diperingatkan teman-temannya agar tidak menuju bagian tengah sungai, korban tetap melanjutkan aksinya hingga akhirnya tenggelam. Teman-teman korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Seorang warga yang berada di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan dan berhasil menemukan korban. Namun, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dari informasi yang dihimpun petugas, korban diketahui tidak dapat berenang.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Buluspesantren bersama tenaga kesehatan Puskesmas Buluspesantren 1 mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis.

Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, menolak dilakukan visum et repertum, dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Kapolres Kebumen kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak, terutama selama masa libur sekolah atau saat bermain di lingkungan yang memiliki potensi bahaya.

"Keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama. Peran orang tua dalam melakukan pengawasan sangat penting agar anak-anak terhindar dari risiko kecelakaan yang dapat berakibat fatal," kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....