Sebar ke 6 Desa, Puluhan Mahasiswa UGM Siap Jadi Agen Perubahan di Banjarnegara

  • 24 Jun 2026 12:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara – Sebanyak 87 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 siap diterjunkan ke sejumlah desa di Kabupaten Banjarnegara untuk mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat dan inovasi.

Penerimaan mahasiswa KKN UGM tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara di Aula Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Selasa (23/6/2026).

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Banjarnegara, Agus Stiyadi, mengatakan pelaksanaan KKN Pemberdayaan Masyarakat UGM menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Pemkab Banjarnegara menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah jangka panjang sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah pedesaan," kata Agus.

Menurut dia, program KKN merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Agus menjelaskan, Bapperida Banjarnegara bertugas mengoordinasikan, menyambut, serta memfasilitasi penempatan mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama sekitar satu setengah bulan, mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Sebanyak 87 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di tiga kecamatan. Kecamatan Sigaluh akan menerima 28 mahasiswa yang bertugas di Desa Sawal dan Desa Pringamba. Selanjutnya, Kecamatan Pejawaran menerima 29 mahasiswa yang akan ditempatkan di Desa Sarwodadi dan Desa Giritirta. Sementara Kecamatan Batur akan menjadi lokasi pengabdian bagi 30 mahasiswa di Desa Sumberejo dan Desa Pasurenan.

Agus berharap program KKN tahun ini dapat menghasilkan pemetaan potensi desa berbasis digital dan pemanfaatan teknologi inovatif untuk mendukung pembangunan desa.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu melaksanakan berbagai program penyuluhan dan pendampingan di bidang kesehatan, penguatan UMKM, serta optimalisasi sektor pertanian dan pariwisata desa.

"Kami juga berharap adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Banjarnegara, Teguh Handoko, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Gadjah Mada dan seluruh mahasiswa peserta KKN yang telah memilih Banjarnegara sebagai lokasi pengabdian.

"Kehadiran adik-adik mahasiswa di tengah masyarakat merupakan sebuah kehormatan sekaligus energi baru bagi pembangunan di Kabupaten Banjarnegara," kata Teguh.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk menghadirkan program kerja yang kreatif, inovatif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Teguh juga meminta peserta KKN menyusun program kerja yang realistis, aplikatif, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Jadilah teladan yang baik, junjung tinggi sopan santun, dan ciptakan kenangan manis bersama masyarakat selama masa pengabdian," pesannya.

Pemkab Banjarnegara berharap mahasiswa KKN UGM dapat bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan selama menjalankan pengabdian di desa. (jkw)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....