Lima Tim Mahasiswa UMP Raih Pendanaan P2MW 2026

  • 18 Jun 2026 16:01 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menorehkan prestasi di bidang kewirausahaan mahasiswa. Sebanyak lima tim mahasiswa UMP berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Capaian tersebut semakin membanggakan karena UMP menempati peringkat kedua nasional sebagai perguruan tinggi dengan jumlah proposal penerima hibah P2MW terbanyak pada tahun ini. Prestasi tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa UMP dalam menghadirkan ide bisnis yang inovatif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi.

Penanggung jawab program di Islamic Student Business Incubator (ISBI) Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMP, Ns. M. Hanif Prasetya Adhi, S.Kep., M.Kep., mengatakan keberhasilan lima tim mahasiswa tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Prestasi lima tim yang meraih hibah P2MW 2026 dari Kemendiktisaintek merupakan pencapaian yang sangat membanggakan sekaligus menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UM Purwokerto mampu berinovasi dan berkontribusi secara nyata dalam pengembangan kewirausahaan. UMP berada pada peringkat kedua nasional dalam jumlah proposal penerima hibah terbanyak. Program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membuka wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membentuk karakter wirausaha yang mandiri dan kreatif,” ujarnya.

Menurut Hanif, program tersebut memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, mulai dari mengelola usaha, bekerja dalam tim, hingga menghadapi berbagai tantangan dunia bisnis secara langsung.

“Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga praktis dan aplikatif sehingga sangat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon entrepreneur muda,” tambahnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari strategi pembinaan yang dilakukan ISBI BKA UMP sejak tahap awal. Mahasiswa yang telah memiliki usaha maupun ide bisnis potensial terlebih dahulu diidentifikasi, kemudian mendapatkan pendampingan intensif dari para pakar kewirausahaan nasional, akademisi internal UMP, serta dosen pembimbing.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah mengidentifikasi mahasiswa yang sudah memiliki bisnis atau memiliki ide usaha yang potensial. Mereka kemudian mendapatkan pendampingan dari pakar kewirausahaan nasional, pakar internal UMP, serta pendampingan intensif dalam penyusunan proposal oleh dosen pendamping dan tim ISBI BKA UMP,” jelasnya.

Melalui proses pendampingan tersebut, mahasiswa dibekali kemampuan dalam menyusun model bisnis, mengembangkan inovasi produk, merancang strategi pemasaran, hingga menyiapkan proposal yang sesuai dengan kriteria program P2MW.

Hanif berharap para penerima hibah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dan terus mengembangkan usaha yang dijalankan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap para penerima hibah dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, menjaga komitmen, serta terus mengembangkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Dengan demikian, usaha yang mereka jalankan dapat berkembang lebih baik dan menjangkau pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMP Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan, Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si., turut mengapresiasi keberhasilan lima tim mahasiswa yang berhasil memperoleh pendanaan P2MW 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UMP memiliki daya saing yang tinggi dan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam bentuk usaha yang inovatif dan bermanfaat.

“Kami mengucapkan selamat kepada lima tim mahasiswa yang berhasil memperoleh hibah P2MW 2026. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan karena menunjukkan kualitas, kreativitas, dan semangat kewirausahaan mahasiswa UMP yang terus berkembang. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan kemahasiswaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan mahasiswa yang produktif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha,” ujarnya.

Ia menegaskan, UMP akan terus memberikan dukungan kepada mahasiswa melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, serta penguatan ekosistem bisnis kampus guna mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda.

Keberhasilan lima tim mahasiswa meraih hibah P2MW 2026 semakin mempertegas komitmen UMP dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, inovatif, dan siap menjadi pencipta lapangan kerja di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....