UMP Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Masyarakat Desa Tambak Banyumas

  • 06 Agt 2026 15:57 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana terus dilakukan di wilayah Kecamatan Tambak yang setiap tahun berpotensi mengalami banjir.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggandeng Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanganan Bencana (LLHPB) Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Tambak untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan mitigasi bencana sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Pelatihan Kebencanaan dan Kelestarian Lingkungan tersebut dilaksanakan di Gedung Dakwah Pimpinan Ranting Muhammadiyah Karangpetir 1, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas. Kegiatan merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan Cabang Ranting yang menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Program ini dipimpin Assoc. Prof. Dr. Isna Hikmawati, S.K.M., M.Kes., bersama tim yang terdiri atas Ragil Setiyabudi, S.K.M., M.Kes. (Epid.), dr. Titik Kusumawinakhyu, M.Biomed., Dr. Ns. Happy Dwi Aprilia, M.Kep., dan Ns. Rakhmat Susilo, M.Kep.

Sebanyak 112 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari pengurus PCA Tambak, perwakilan Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Tambak, guru TK 'Aisyiyah, serta organisasi otonom Nasyiatul 'Aisyiyah (NA).

Salah satu anggota tim pengabdian, Ragil Setiyabudi, mengatakan peserta tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga mengikuti berbagai simulasi dan praktik secara langsung. Materi yang diberikan meliputi upaya pencegahan banjir, penanganan saat terjadi gempa bumi, pengelolaan sampah, simulasi kesiapsiagaan bencana, hingga pembuatan lagu bertema pelestarian lingkungan sebagai media edukasi.

"Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Selain penyampaian materi, peserta juga terlibat aktif dalam simulasi dan praktik lapangan sehingga mampu memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara langsung," ujarnya.

Ketua Tim Pengabdian, Assoc. Prof. Dr. Isna Hikmawati, menjelaskan wilayah Tambak memiliki kerentanan terhadap banjir musiman sehingga peningkatan kapasitas masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana.

Menurutnya, pengurus PCA dan PRA diharapkan tidak hanya memahami mitigasi bencana, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing agar pengetahuan tersebut dapat diteruskan kepada keluarga maupun masyarakat luas.

"Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat, khususnya pengurus PCA dan PRA, memiliki kemampuan melakukan mitigasi bencana serta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sehingga kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin meningkat," katanya.

Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan pre-test dan post-test, seluruh peserta memperoleh nilai di atas 95 setelah mengikuti pelatihan, yang menandakan peningkatan pemahaman dalam kategori sangat baik.

Ke depan, UMP berharap kolaborasi dengan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi bencana sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, terutama di wilayah Tambak yang rutin menghadapi ancaman banjir setiap tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....