Membangun Masyarakat Islami Melalui Keadilan, Persatuan, dan Akhlak
- 15 Jun 2026 15:43 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Masyarakat yang beradab dan harmonis dapat terwujud jika dibangun di atas nilai keadilan, persatuan, dan akhlak yang baik. Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Dr. Shofiyulloh, M.H.I. dalam program Dialog Mutiara Pagi RRI Purwokerto. Menurutnya, Islam mengajarkan pembentukan masyarakat yang berperadaban melalui penguatan ilmu, akhlak, dan hukum sehingga lahir pribadi serta lingkungan yang membawa kebaikan bersama.
Ustadz Shofiyulloh menjelaskan bahwa salah satu pilar penting dalam membangun masyarakat adalah mewujudkan keadilan sosial. Keadilan tidak hanya diterapkan kepada sesama muslim, tetapi juga kepada seluruh manusia yang hidup berdampingan secara damai.
“Kita diminta untuk berbuat baik kepada siapa pun. Jika masyarakat di sekitar kita hidup dengan baik dan tidak mengganggu, maka kita juga harus berbuat baik dan berlaku adil kepada mereka,” ujarnya.
Selain keadilan, Islam juga menekankan pentingnya persatuan dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, manusia tidak dapat hidup sendiri karena selalu membutuhkan bantuan orang lain.
“Kerukunan dan kedamaian harus terus dibangun di tengah masyarakat agar hubungan antarsesama tetap harmonis dan saling mendukung,” kata Ustadz Shofiyulloh.
Oleh karena itu, setiap konflik yang muncul perlu diselesaikan dengan cara yang baik agar tidak menimbulkan perpecahan. Ia juga menyoroti pentingnya membangun masyarakat yang berakhlak.
| Baca juga: Membangun Masyarakat dalam Islam |
Akhlak yang baik tidak hanya diwujudkan dalam hubungan dengan Allah, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari dengan sesama manusia. Sikap sopan, saling menghormati, menjaga kenyamanan orang lain, serta menghindari perbuatan yang merugikan lingkungan sekitar menjadi bagian dari akhlak yang diajarkan Islam.
“Orang lain harus merasa aman dengan lisan dan perbuatan kita. Jangan sampai kehadiran kita justru membuat orang lain merasa terganggu,” katanya.
Di era digital saat ini, Ustadz Shofiyulloh mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dengan mengedepankan manfaat dan menghindari mudarat. Ia menegaskan bahwa setiap aktivitas di ruang digital harus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Bangun masyarakat kita dengan baik melalui keadilan, kedamaian, dan akhlak yang mulia. Insyaallah, dengan begitu kita dapat mewujudkan masyarakat madani yang berperadaban,” kata Ustadz Shofiyulloh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....