1.389 Mahasiswa UMP Ikuti KKN 2026, 9 Mengabdi di Hong Kong
- 10 Jul 2026 21:28 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi memulai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 1.389 mahasiswa dari berbagai program studi akan diterjunkan ke sejumlah daerah di Indonesia hingga luar negeri sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Sebelum diterjunkan ke lokasi KKN, seluruh peserta mengikuti pembekalan yang berlangsung pada 3–7 Juli 2026 di Kampus 1 UMP.
Ketua Panitia KKN Semester Gasal 2026/2027, Purnadi, mengatakan, mahasiswa akan ditempatkan dalam empat skema KKN. Sebanyak 1.225 mahasiswa mengikuti KKN Reguler di Kabupaten Kebumen, Wonosobo, Banjarnegara, dan Purbalingga.
| Baca juga: 555 Mahasiswa Unsoed KKN di Purbalingga |
Selain itu, 85 mahasiswa mengikuti KKN Muhammadiyah Antar Semester (MAS) di Kabupaten Malang yang dipusatkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Kemudian, 70 mahasiswa mengikuti KKN Tematik di Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Brebes, serta sembilan mahasiswa menjalani KKN Internasional di Hong Kong.
Pembukaan KKN dihadiri Wakil Rektor IV UMP Ahmad Darmawan, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para dekan, koordinator lapangan, dosen pembimbing lapangan, panitia, serta seluruh peserta KKN.
Wakil Rektor IV UMP, Ahmad Darmawan, mengatakan KKN merupakan implementasi Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus mitra strategis masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan masyarakat sebagai ruang belajar, menggali potensi lokal, merancang program yang berdampak bagi kesejahteraan warga, serta membangun kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa juga didorong menjadi duta promosi UMP sekaligus memperkuat dakwah Muhammadiyah melalui Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB).
"KKN bukan sekadar program akademik, tetapi menjadi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, membangun kepemimpinan, memperkuat empati sosial, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris LPPM UMP, Suwarsito, mengatakan KKN tahun ini mengusung tema Kedaulatan Pangan, Kemandirian Ekonomi, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Desa Berkemajuan dan Mandiri.
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen UMP dalam mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif.
"Beragam skema KKN yang dilaksanakan di Semester Gasal 2026/2027 menunjukkan komitmen UMP dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional," kata Suwarsito.
Sebagai bagian dari pembekalan, peserta KKN juga mendapatkan pelatihan pembuatan e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik) untuk mendukung digitalisasi administrasi keanggotaan Muhammadiyah.
Melalui program KKN Semester Gasal 2026/2027, UMP berharap mahasiswa mampu menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal, memperkuat kemandirian masyarakat, serta berkontribusi terhadap pencapaian target SDGs. Selain itu, pengalaman pengabdian diharapkan membentuk lulusan yang unggul, berkarakter Islami, adaptif, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....