Komisi C DPRD Jateng Gelar Edukasi Cegah Stunting di Kebarongan
- 13 Jun 2026 18:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya pencegahan stunting terus menjadi perhatian berbagai pihak. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, digelar kegiatan "Peningkatan Kualitas Kebijakan melalui Media Tradisional" dengan tema "Ayo Cegah Stunting" di Gedung Serbaguna Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang menghadirkan Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Hariyanto, Camat Kemranjen Ika Suprihatin, serta Kepala Puskesmas Kemranjen 2 dr. Kuntoro itu diikuti ratusan peserta dari Desa Kebarongan, Sidamulya, dan Pageralang.
Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bambang Hariyanto, mengatakan stunting saat ini bukan hanya menjadi persoalan daerah, tetapi telah menjadi isu nasional yang memerlukan perhatian bersama.
Menurutnya, dampak stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan anak, tetapi juga menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.
"Hari ini kita mengambil tema Ayo Cegah Stunting karena persoalan ini tidak hanya berdimensi kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa. Harapannya, saat Indonesia Emas 2045 nanti, kita tidak hanya memperoleh bonus demografi secara jumlah, tetapi juga memiliki generasi yang berkualitas," kata Bambang.
Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi melalui media tradisional dipilih agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi yang menarik.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kader di lapangan yang selama ini menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting.
Bambang menegaskan DPRD Jawa Tengah terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, termasuk melalui fungsi penganggaran apabila diperlukan dukungan program yang menyentuh langsung masyarakat.
Meski demikian, ia menilai keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada anggaran, melainkan juga kesadaran seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama.
"Persoalan stunting tidak semata-mata soal anggaran, tetapi bagaimana ada kesadaran bersama dan semangat bersama untuk mengurangi bahkan menihilkan stunting," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga memberikan apresiasi kepada para kader kesehatan yang dinilai memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat. Ia menyebut para kader sebagai relawan sejati karena tetap bekerja dengan penuh semangat meski tidak selalu mendapatkan imbalan finansial yang memadai.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
"Semangat para kader ini luar biasa. Mereka adalah relawan-relawan sejati yang mengabdikan diri untuk masyarakat. Harapan saya semangat pengabdian ini terus dijaga demi kepentingan bangsa dan negara," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....