UPYC Ke-6 UMP Dorong Lahirnya Generasi Muda Berdampak Global
- 09 Jun 2026 15:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menggelar 6th UMP Progressive Youth Conference (UPYC) pada Rabu (3/6/2026) di Aula Syamsuhadi Irsyad.
Mengusung tema “Smart Learning for a Smart World: Tech, Literacy, and Global Impact”, konferensi ini menjadi ruang bagi mahasiswa dan peserta dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta memperkuat jejaring dan kolaborasi internasional.
Ketua panitia Arif Sembodo, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyambut kehadiran mahasiswa internasional yang turut berpartisipasi dalam konferensi.
Menurut Arif, keberagaman latar belakang, pengalaman, dan perspektif yang dibawa peserta internasional menjadi nilai tambah yang memperkaya diskusi selama konferensi. Kehadiran mereka juga memperkuat pemahaman lintas budaya di antara seluruh peserta.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan universitas, pusat pengembangan internasional, seluruh institusi pendukung, sponsor, relawan, dan panitia yang telah memberikan dedikasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (9/6/2026).
Arif menjelaskan, penyelenggaraan UPYC ke-6 merupakan hasil persiapan yang dilakukan selama beberapa bulan. Karena itu, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap konferensi ini dapat menjadi sarana untuk mendorong pertukaran pengetahuan, lahirnya berbagai inovasi, serta terjalinnya kolaborasi internasional yang berkelanjutan.
“Kami berharap konferensi ini menjadi ruang untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih cerdas dengan dampak global yang lebih luas,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMP, Associate Professor Saefurohman, Ph.D., menekankan pentingnya konsep smart learning yang menjadi tema utama konferensi. Menurutnya, pembelajaran cerdas tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga literasi serta dampak global yang dihasilkan dari penggunaan teknologi tersebut.
Dalam paparannya, Saefurohman mengajak peserta untuk memandang teknologi secara lebih luas. Ia menjelaskan bahwa perangkat yang digunakan sehari-hari, seperti gawai, mikrofon, dan kamera, memang merupakan bagian dari teknologi. Namun, teknologi sejatinya tidak hanya sebatas alat.
“Teknologi bukan hanya tentang perangkat yang kita gunakan. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, mengembangkan kemampuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan literasi yang baik agar mampu menghasilkan dampak positif. Tanpa pemahaman yang memadai, teknologi berisiko hanya menjadi sarana komunikasi atau hiburan semata.
Melalui penyelenggaraan UPYC ke-6, UMP berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....