Anak Muda Banyumas Ubah Kelapa Jadi Bisnis Menjanjikan
- 10 Jun 2026 15:00 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Potensi kelapa sebagai komoditas unggulan terus menunjukkan peluang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Founder Tococo Indonesia, Alfito Yuro Yudistiro, B.Sm, berhasil memanfaatkan potensi tersebut dengan mengembangkan aneka produk olahan kelapa, mulai dari keripik kelapa hingga minyak goreng kelapa yang kini telah dipasarkan ke berbagai daerah bahkan menjangkau pasar luar negeri.
Fito menjelaskan usahanya berawal dari modal Rp 300.000 saat baru lulus SMA. Melihat melimpahnya hasil kelapa di daerah Banyumas yang belum dimanfaatkan secara optimal, ia mulai membuat keripik kelapa dengan merek Tococo Chips.
“Saya melihat kelapa di daerah kami sangat melimpah, tetapi inovasi produknya masih terbatas. Dari situlah saya mencoba menciptakan produk yang memiliki nilai tambah dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Fito.
Seiring perkembangan usaha, produk yang semula digoreng kini diolah dengan cara dipanggang untuk menjaga kandungan nutrisi dan menyesuaikan kebutuhan konsumen yang semakin peduli terhadap pola hidup sehat. Menurut Fito, pasar untuk produk makanan sehat terus berkembang, terutama di daerah wisata seperti Bali yang menjadi salah satu tujuan pemasaran utama Tococo Chips.
“Kami fokus pada konsumen yang menerapkan gaya hidup sehat, sehingga produk dibuat lebih rendah gula, ramah vegan, dan bebas gluten sesuai kebutuhan pasar saat ini,” katanya.
Selain keripik kelapa, Tococo Indonesia juga mengembangkan minyak goreng kelapa berbahan baku kelapa segar. Produk tersebut hadir sebagai alternatif yang lebih sehat dibanding minyak goreng konvensional.
Dalam mengembangkan usaha, Fito mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pengetahuan teknologi pangan hingga regenerasi petani dan pohon kelapa yang semakin berkurang. Untuk mengatasinya, ia aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga riset dan pemerintah daerah.
Fito berharap industri olahan kelapa di Indonesia semakin berkembang dan tidak hanya berfokus pada ekspor bahan mentah. Indonesia memiliki potensi kelapa yang sangat besar dan hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong hilirisasi agar produk olahan kelapa memiliki nilai jual yang lebih tinggi serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....