Mbekayu Banyumas 2025 Tembus 20 Besar Putri Otonomi Indonesia 2026

  • 08 Jun 2026 11:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Banyumas. Mbekayu Banyumas 2025, atasnama Syifa Dyah Puspita (22), berhasil menembus 20 besar finalis Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026.

Acara tersebut merupakan ajang nasional yang mempertemukan perwakilan terbaik dari berbagai kabupaten di Indonesia. Mahasiswi Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) itu lolos seleksi tingkat nasional yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta pada 2–4 Juni 2026 kemarin.

Hasil seleksi diumumkan pada 7 Juni 2026, mengantarkan Syifa menjadi salah satu wakil daerah yang siap membawa nama Banyumas ke tingkat nasional. Syifa mengaku keberhasilannya masuk 20 besar menjadi langkah awal untuk melaju ke tahapan berikutnya dalam ajang tersebut.

Menurutnya, seleksi Putri Otonomi Indonesia tidak hanya menuntut peserta memiliki kemampuan komunikasi dan bakat, tetapi juga wawasan kuat mengenai pembangunan daerah dan pelaksanaan otonomi daerah.

“Selain menampilkan bakat dan kemampuan komunikasi, saya juga dituntut memiliki wawasan yang kuat mengenai pembangunan daerah dan otonomi daerah,” kata Syifa.

Tentunya, capaian ini sekaligus menambah daftar prestasi Syifa setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Mbekayu Banyumas 2025 bersama Ridho Andika Satria yang menyandang gelar Kakang Banyumas 2025. Keduanya dinobatkan sebagai yang terbaik pada Grand Final Kakang-Mbekayu Banyumas 2025 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada 30 November 2025.

Dalam ajang tersebut, Syifa mewakili Fakultas Pertanian Unsoed, sedangkan Ridho Andika Satria berasal dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto (Unwiku). Mereka berhasil unggul dari puluhan peserta, yakni 49 finalis Mbekayu dan 23 finalis Kakang, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi serta kalangan masyarakat di Banyumas.

Berbekal pengalaman sebagai Mbekayu Banyumas, Syifa kini mempersiapkan diri menghadapi tahapan berikutnya menuju Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026. Ia juga dijadwalkan mengikuti retreat bela negara dan masa karantina peserta di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 28 Juni 2026 mendatang.

Sebagai wakil Banyumas, perempuan kelahiran 24 April 2004 itu bertekad memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada masyarakat Indonesia. Mulai dari sektor pariwisata, investasi, ekonomi kreatif, hingga kekayaan budaya lokal Banyumas, menjadi bagian yang ingin ia promosikan melalui ajang tersebut.

“Sebagai Putri Otonomi Indonesia asal Banyumas, saya harus mampu memperkenalkan potensi unggulan Banyumas kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Selain aktif sebagai Mbekayu Banyumas, Syifa juga dikenal aktif di sejumlah organisasi kepemudaan. Di antaranya Forum Generasi Berencana Kabupaten Banyumas (2022–2025), Dewan Kerja Ranting Purwokerto Timur (2021–2025), serta Paguyuban Kakang Mbekayu Banyumas sejak 2025.

Syifa berharap dukungan dari pemerintah daerah maupun masyarakat Banyumas dapat menjadi penyemangat untuk tampil maksimal di tingkat nasional sekaligus membawa nama Banyumas semakin dikenal di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....