DCF 2026, Wisatawan Diajak Jadi Bagian dari Festival Budaya Dieng
- 03 Jun 2026 13:22 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: Dieng Culture Festival (DCF) 2026 kembali hadir dengan mengusung tema “Spirit of Harmony”, menghadirkan pengalaman budaya yang otentik sekaligus inspiratif bagi masyarakat dan wisatawan. Festival budaya tahunan di kawasan Dataran Tinggi Dieng ini lahir dari semangat masyarakat lokal untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Ketua Pelaksana DCF 2026 dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Alif Faozi, mengatakan DCF bukan sekadar agenda wisata, melainkan ruang bersama untuk merawat budaya, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
"Dieng Culture Festival menghadirkan pengalaman budaya yang otentik sekaligus inspiratif. Festival ini lahir dari semangat masyarakat Dieng untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan bagi generasi masa kini," kata Ali.
Tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, DCF 2026 juga membuka ruang keterlibatan langsung bagi para wisatawan atau travelers. Berbeda dari festival pada umumnya yang menempatkan pengunjung sebagai penonton, Dieng Culture Festival justru mengajak peserta menjadi bagian dari pengalaman budaya yang berlangsung di kawasan Dieng.
"Kami juga menjual paket partisipan DCF yang didalamnya termasuk tiket akses wisata ke kawasan Candi Arjuna, kawah Sikidang,
akses venue festival, sejumlah merchandize DCF, dan produk UMKM dari Banjarnegara," Kata Alif Faozi.
Dengan keterlibatan para wisatawan sebagai peserta Dieng Culture Festival, maka festival budaya ini terus bisa dilangsungkan secara mandiri dan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Pihaknya juga mengajak peserta DCF 2026 untuk ikut terlibat dalam berbagai atraksi seperti kirab budaya, melukis caping, hingga aksi Dieng Bersih.
"Melalui keterlibatan para wisatawan ini, DCF menjadi terus tumbuh dan berkembang. Kami menyambut para travelers ini adalah bagian dari keluarga besar DCF. Mereka tak sekedar penonton festival, tapi bagian dari festival itu sendiri. Pendaftaran atau pembelian paket peserta DCF bisa melalui website
kami di festivaldieng.id dan berbagai platrom yang akan kami umumkan melalui media sosial kami," katanya, menjelaskan.
Salah satu agenda yang paling dinantikan tahun ini adalah kembalinya Jazz Atas Awan, ikon pertunjukan musik yang telah melekat kuat dengan Dieng Culture Festival. Pertunjukan
tersebut akan kembali hadir pada malam pertama festival dengan suasana khas pegunungan Dieng yang magis, menghadirkan pengalaman musik yang intim dan berkesan di atas ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.
Sejumlah musisi jazz dan artis nasional akan dihadirkan untuk memeriahkan perhelatan musik tersebut. Budhi Hermanto, salah satu inisiator pertunjukan musik Jazz Atas Awan menyatakan bahwa pada tahun 2026 ini akan kembali menghadirkan pertunjukan musik jazz yang melibatkan berbagai komunitas musisi jazz dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
"Secara khusus kami menghadirkan kembali Jazz Atas Awan untuk memeriahkan perhelatan Dieng Culture Festival. Pada hari pertama tanggal 28 Agustus 2026, rencananya kami
menghadirkan beberapa komunitas musisi jazz di panggung Jazz Atas Awan,".
"Sedangkan pada hari kedua tanggal 29 Agustus 2026 akan menghadirkan pertunjukan musik Harmoni Dieng dengan melibatkan beberapa artis dan musisi nasional yang akan kami umumkan menjelang DCF Agustus mendatang," ujar Budhi Hermanto.
Dieng Culture Festival merupakan festival budaya tahunan yang diselenggarakan oleh warga masyarakat Dieng melalui Pokdarwis Dieng Pandawa. Festival ini bekerjasama secara
pentahelix dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah, Akademisi, Swasta, Komunitas, dan Media.
Sejak pertama kali digelar, festival ini telah menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, pemberdayaan masyarakat, dan promosi destinasi Indonesia kepada dunia. Tradisi Ruwatan Anak Berambut Gimbal menjadi ikon utama festival yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Dieng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....