Mahasiswa KKN Universitas Pancasakti Kembangkan Eduwisata di Kawasan Samedo
- 27 Jul 2026 13:54 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Bina Desa Sakti dari Universitas Pancasakti berinovasi dalam mengembangkan potensi daerah dengan memperkenalkan program eduwisata bertajuk Petualangan Jelajah Alam Semedo, Jejak Purbakala.
Program wisata edukatif ini dirancang khusus untuk mengangkat pesona alam kawasan Bukit Semedo sekaligus melestarikan kekayaan peninggalan sejarah kepurbakalaan yang ada di desa tersebut agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Dalam penjelajahannya, eduwisata ini menawarkan dua pilihan rute yang mengelilingi kawasan Bukit Semedo.
Rute pertama memiliki jarak tempuh sejauh 2,3 kilometer, sedangkan rute kedua berjarak 3,4 kilometer. Keduanya dirancang ramah bagi peserta wisata karena masing-masing hanya memiliki elevasi sekitar 100 meter.
Sepanjang perjalanan, wisatawan akan diajak menyusuri jalan setapak yang membelah rimbunnya hamparan ladang jagung, menyajikan suasana alam perbukitan yang asri dan udara yang menyegarkan.
"Ini merupakan salah satu bentuk edukasi menjadi nilai tambah yang sangat kuat dalam petualangan ini," ucap Winara salah satu Mahasiswa KKN UPS.

Rombongan wisata tidak berjalan sendirian, melainkan didampingi oleh dua pemandu ahli, yakni Sisworo selaku penggiat budaya setempat yang juga keturunan dari penemu awal fosil, serta perwakilan dari Museum Purbakala Semedo.
Selain menceritakan bagaimana proses penemuan fosil, peserta juga diajak menjelajah langsung ke situs-situs asli tempat ditemukannya benda bersejarah tersebut.
Dalam sesi edukasi di lapangan, Deo Agung Prakoso, S.S., salah satu staf dari Museum Semedo menjelaskan bahwa temuan fosil di Bukit Semedo, khususnya fosil gajah purba jenis Stegodon, menjadi pintu awal terbukanya penelitian purbakala secara mendalam di kawasan tersebut.
Temuan penting inilah yang kemudian memicu berbagai penelitian lanjutan hingga akhirnya mendorong proses terbangunnya Museum Semedo sebagai pusat pelestarian dan informasi sejarah purba.
Untuk menikmati paket wisata alam dan prasejarah ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar 80.000 rupiah per orang bagi yang memilih rute 2,3 kilometer, dan 100.000 rupiah per orang untuk rute 3,4 kilometer.
Biaya tersebut sudah mencakup fasilitas makan siang setelah penjelajahan serta sesi transfer ilmu terkait kepurbakalaan.
Perjalanan eduwisata ini dibuka secara khusus setiap hari Minggu dengan syarat jumlah peserta minimal 20 orang dalam satu kali keberangkatan.
Koordinator Mahasiswa KKN, Revan Ardiyasa, menegaskan komitmen timnya dalam mendukung kemajuan wisata desa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa para mahasiswa KKN di Desa Semedo akan terus berupaya maksimal dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait untuk mengembangkan potensi eduwisata ini," ujarnya.
Menurut penjelasannya, kegiatan jelajah alam ini memiliki nilai ganda, karena selain menyehatkan fisik melalui aktivitas berjalan kaki, peserta juga mendapatkan manfaat luar biasa dalam menambah wawasan terkait peradaban purbakala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....