Dieng Culture Festival 2026, Merawat Harmoni Alam, Budaya, dan Kehidupan

  • 03 Jun 2026 10:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara: Dieng Culture Festival (DCF) 2026 kembali hadir sebagai salah satu perhelatan budaya dan pariwisata terbesar di Indonesia yang mempertemukan tradisi, seni, alam, dan warga dalam satu ruang perayaan yang hangat. Tema "Spirit of Harmony" menjadi pilihan Dieng Culture Festival ke-16 Tahun 2026 yang akan digelar pada tanggal 28-30 Agustus 2028 mendatang.

Dalam sambutan saat soft launching DCF 2026, Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana menyatakan bahwa DCF yang diselenggarakan oleh Komunitas Pokdarwis Dieng Pandawa bekerjasama dengan pemerintah daerah Banjarnegara dan berbagai stakeholders. Hal ini menunjukkan bahwa festival budaya yang dikemas secara kreatif ini mampu menjaga kelestarian budaya sekaligus wujud wisata berkelanjutan di dataran tinggi Dieng,

Banjarnegara.

"Dieng Culture Festival adalah contoh nyata bagaimana ekosistem wisata berbasis masyarakat bisa tumbuh tanpa meninggalkan identitas budaya. Ia tak hanya hiburan dan

atraksi tetapi juga menggerakan ekonomi masyarakat, pemberdayaan UMKM, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal

yang inklusif dan berkelanjutan," Ujarnya.

dr. Amalia Desiana, menyatakan bahwa keberhasilan DCF menjadi salah satu festival budaya terbaik di Indonesia. Tentunya, karena terjaganya nilai gotong royong masyarakat Dieng,

kejujuran, keramahan, dan keterlibatan aktif masyarakat Dieng dalam pengembangan wisata berbasis komunitas.

DCF sendiri merupakan peristiwa sekaligus ruang kolaborasi para pelaku seni budaya, ekonomi kreatif, dan industri wisata yang berkomitmen untuk memperkuat identitas budaya. Penyelenggara Dieng Culture Festival terus mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan dan perlindungan kawasan cagar budaya sebagai bagian dari komitmen menjaga masa

depan Dieng.

Sebagai agenda unggulan pariwisata nasional yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), DCF 2026 akan menghadirkan berbagai atraksi budaya dan seni yang menjadi identitas khas Dieng. Seperti halnya, Ritual sakral Ruwatan Anak Berambut Gimbal, Kirab Budaya, pertunjukan Seni Tradisional, Festival Lampion, Festival Domba Batur, Festival Kopi Dieng, Festival UMKM.

Nantinya juga dilengkapi pertunjukan Musik Jazz Atas Awan, Pertunjukan Musik Harmoni Dieng, Aksi Dieng Bersih, hingga berbagai aktivitas kreatif akan menjadi bagian dari perayaan budaya yang menyatukan masyarakat dan wisatawan dari berbagai daerah. Bahkan, salah satu agenda yang paling dinantikan tahun ini adalah kembalinya Jazz Atas Awan, ikon pertunjukan musik yang telah melekat kuat dengan Dieng Culture Festival.

Pertunjukan tersebut akan kembali hadir pada malam pertama festival dengan suasana khas pegunungan Dieng yang magis, menghadirkan pengalaman musik yang intim dan berkesan di atas ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Sejumlah musisi jazz dan artis nasional akan dihadirkan untuk memeriahkan perhelatan musik tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....