Festival Banyoemas Kota Lama 2026 Satukan Tradisi dan Seni Budaya

  • 17 Jul 2026 09:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Festival Banyoemas Kota Lama 2026 kembali digelar dengan konsep yang lebih besar melalui penggabungan Festival Banyoemas Kota Lama, Banyumas Estetik Kota Lama, dan prosesi Ruwat Sukerta dalam satu rangkaian kegiatan. Festival yang berlangsung pada 17–19 Juli 2026 itu menghadirkan beragam pertunjukan seni, ritual budaya, hingga pemberdayaan pelaku UMKM di kawasan Kota Lama Banyumas.

Ketua Panitia Festival Banyoemas Kota Lama 2026, Bagoes Satria, mengatakan konsep penggabungan tersebut dilakukan untuk memperkuat identitas festival sekaligus menghadirkan sajian yang lebih meriah bagi masyarakat. Menurutnya, penyatuan sejumlah agenda budaya juga membuka peluang lebih besar bagi kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan festival budaya di Banyumas.

"Tahun ini Festival Banyoemas Kota Lama digabung dengan Banyumas Estetik Kota Lama dan Ruwat Sukerta. Dengan konsep ini festival menjadi lebih meriah, sekaligus membuka peluang dukungan sponsor dan memperkuat pengembangan festival budaya di Banyumas," ujar Bagoes.

Ia menjelaskan, selama tiga hari pelaksanaan masyarakat dapat menikmati berbagai agenda, mulai dari pertunjukan campursari, lomba busana tradisional dan batik, panggung rakyat, ketoprak, prosesi Ruwat Sukerta, hingga pertunjukan seni kolaboratif yang melibatkan berbagai sanggar budaya. Selain menjadi ruang pelestarian budaya, festival juga menghadirkan area UMKM sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Sementara itu, Sekretaris Umum Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB), Djarot C. Setyoko, menyampaikan Festival Banyoemas Kota Lama merupakan bagian dari ekosistem festival seni budaya yang terus berkembang di Kabupaten Banyumas. Hingga tahun 2026, menurutnya terdapat sedikitnya 12 festival seni budaya berskala nasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun di Banyumas.

"Hingga tahun 2026 terdapat sedikitnya dua belas festival seni budaya berlevel nasional di Banyumas yang rutin diselenggarakan. Kami berharap berbagai festival tersebut, termasuk Festival Banyoemas Kota Lama, mendapat perhatian dan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat," kata Djarot.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas, Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas, komunitas seni, serta masyarakat, Festival Banyoemas Kota Lama 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Banyumas sebagai salah satu daerah dengan agenda seni budaya yang konsisten di tingkat nasional. Penyelenggaraan festival ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....