FTIK UIN Saizu Siapkan 300 Mahasiswa Magang Mengajar di Banjarnegara
- 01 Jun 2026 07:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto memperkuat kolaborasi pendidikan dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Program Magang dan Asistensi Mengajar Terintegrasi Tahun 2026. Program tersebut disiapkan untuk membantu sekolah-sekolah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik, khususnya guru kelas dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam agenda silaturahmi dan koordinasi yang berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Banjarnegara. Pertemuan dihadiri jajaran pimpinan FTIK UIN Saizu, Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali, serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara Teguh Handoko.
Kepala Dindikpora Banjarnegara Teguh Handoko mengatakan program tersebut lahir dari kebutuhan riil di lapangan yang masih membutuhkan tambahan tenaga pendidik. “Berangkat dari belum tercukupinya guru dan/atau guru PAI yang sudah PPG, FTIK UIN Saizu menerjunkan mahasiswa melalui program Magang dan Asistensi Mengajar Terintegrasi,” ujarnya.
Dekan FTIK UIN Saizu Prof. Fauzi menegaskan program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari praktik akademik mahasiswa, tetapi juga bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. “Kami hadir bukan hanya membawa program kampus, tetapi juga membawa semangat pengabdian,” katanya.
Menurut Prof. Fauzi, program magang dirancang secara profesional dengan sistem yang terukur dan dikonversikan setara 24 SKS. “Mahasiswa diterjunkan sesuai standar SOP yang telah disusun dan didampingi dosen pembimbing lapangan pada setiap kelompok,” ucapnya.
Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai membantu menjawab kebutuhan tenaga pendidik di daerah. “Kami banyak mendengarkan keluhan terkait kurangnya guru kelas maupun guru PAI. Karena itu program ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Pada tahun 2026, FTIK UIN Saizu akan menerjunkan sekitar 300 mahasiswa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 200 mahasiswa. Mereka akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Banjarnegara, seperti Rakit, Pagedongan, dan Klampok, sekaligus menjalankan kegiatan pembelajaran, pengabdian masyarakat, serta pembinaan sosial keagamaan sebagai bagian dari program terintegrasi tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....