Mahasiswa KKN UIN Saizu Gelar Sosialisasi Antibullying di Tiga SD Karangpucung
- 26 Agt 2026 16:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 31 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Desa Karangpucung menggelar sosialisasi antibullying di tiga sekolah dasar, yakni SD Negeri 1, SD Negeri 2, dan SD Negeri 3 Karangpucung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan dilaksanakan secara bertahap pada 31 Juli, 3 Agustus, dan 6 Agustus 2026. Sosialisasi menjadi bagian dari program KKN Saizu Berdampak Angkatan ke-58 dengan fokus membangun kepedulian sosial dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi siswa.
Koordinator Desa KKN Kelompok 31, Muhammad Atha Mubin, mengatakan kegiatan tidak hanya memberikan pemahaman mengenai bullying, tetapi juga mendorong siswa berani menyampaikan perasaan dan pengalaman yang mereka alami.
"Kami ingin adik-adik tidak hanya tahu apa itu bullying, tetapi juga berani berbicara ketika mengalami atau melihat tindakan bullying," katanya
Materi yang diberikan meliputi pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan tersebut. Penyampaian dilakukan secara interaktif dengan menyesuaikan karakteristik siswa sekolah dasar.
Mahasiswa juga menggunakan video edukatif untuk memberikan gambaran mengenai tindakan bullying dan dampaknya terhadap korban.
Selain pematerian, siswa mengikuti aktivitas Butterfly Hug sebagai bentuk refleksi dan apresiasi terhadap diri sendiri. Siswa kemudian mengikuti kegiatan Pohon Ungkapan dengan menuliskan perasaan, pengalaman, harapan, maupun pesan yang ingin disampaikan.
Kepala SD Negeri 1 Karangpucung, Ajeng Nur Eskawati, S.Pd.SD, berharap kegiatan tersebut meningkatkan kesadaran siswa untuk saling menghargai.
"Kami berharap setelah kegiatan ini anak-anak semakin memahami bahwa bullying bukanlah sesuatu yang boleh dianggap sebagai candaan," tuturnya
Sementara itu, Kepala SDN 2 Karangpucung, Lastri Juliani, S.Pd.SD, menekankan pentingnya keberanian siswa untuk berbicara ketika menghadapi masalah.
"Kami berharap anak-anak semakin berani menyampaikan apa yang mereka rasakan. Jangan sampai mereka memendam masalah sendirian," ucap Lastri
Kepala SDN 3 Karangpucung Susanti, S.Pd.SD, juga berharap pemahaman yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Harapan kami, anak-anak dapat menerapkan apa yang sudah mereka dapatkan hari ini. Saling menghargai, saling menjaga, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman,” ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Saizu Kelompok 31 berharap edukasi anti bullying tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Siswa diharapkan mampu mengenali tindakan bullying, berani mencari bantuan, serta ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua. (Ilham Falih Qushoyyi).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....