Banyumas Job Fair 2026 Dibuka, 56 Perusahaan Siapkan Ribuan Lowongan Kerja

  • 26 Mei 2026 10:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Dinakerin) kembali menggelar Banyumas Job Fair 2026 sebagai upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sekaligus menekan angka pengangguran di wilayah Banyumas. Tahun ini, sebanyak 56 perusahaan dipastikan berpartisipasi dengan menyediakan lebih dari 2.300 lowongan kerja dari berbagai sektor usaha.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinakerin Kabupaten Banyumas, Maya Yuliani Makudi SH,. Maya menjelaskan bahwa penyelenggaraan Banyumas Joper 2026 bertujuan memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan pemberi kerja dalam satu event terpadu.

“Tujuan utamanya tentu untuk memfasilitasi pencari kerja dan pemberi kerja dalam satu tempat atau event, sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Banyumas,” katanya.

Maya menyebut, hingga saat ini terdapat 56 perusahaan peserta dengan sekitar 226 formasi jabatan yang tersedia. Jumlah lowongan masih berpotensi bertambah karena beberapa perusahaan kemungkinan melakukan penyesuaian kebutuhan tenaga kerja menjelang pelaksanaan.

Beragam sektor pekerjaan ditawarkan dalam Banyumas Joper 2026. Mulai dari sektor ritel, manufaktur, perhotelan, properti, perbankan, hingga telekomunikasi turut membuka peluang kerja bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya.

Pelaksanaan Banyumas Joper 2026 akan dilakukan secara hybrid, yakni melalui sistem daring dan luring. Para pencari kerja sudah dapat melakukan pendaftaran sejak sekarang melalui website resmi Dinakerin Banyumas di menu SIMAK Kerja Mas.

Di dalam sistem tersebut, pelamar dapat memilih event job fair, melihat daftar perusahaan peserta, posisi yang tersedia, hingga perkembangan lowongan kerja secara berkala. “Pencari kerja bisa mulai mendaftar sekarang juga melalui SIMAK Kerja Mas. Di sana sudah tersedia informasi perusahaan, jabatan, dan perkembangan lowongan yang dibuka,” katanya.

Menurutnya, Banyumas Joper merupakan agenda rutin tahunan Dinakerin yang terbukti memberikan dampak cukup signifikan terhadap penempatan tenaga kerja. Pada pelaksanaan tahun 2025, program ini tercatat berhasil membantu sekitar 1.500 penempatan tenaga kerja.

“Harapannya tahun 2026 ini penempatan tenaga kerja bisa lebih tinggi lagi sehingga mampu membantu menekan angka pengangguran di Banyumas,” katanya kembali.

Dalam proses seleksi perusahaan peserta, Dinakerin memastikan seluruh perusahaan yang dilibatkan memang sedang membutuhkan tenaga kerja. Untuk pelaksanaan secara luring, jumlah stan perusahaan dibatasi sebanyak 30 stan, sementara sistem online tidak memiliki batasan peserta.

Dinakerin juga mengutamakan lowongan yang sesuai dengan kompetensi tenaga kerja lokal Banyumas. Dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi maupun SMK di daerah, pemerintah daerah berupaya mencarikan perusahaan baik dari dalam maupun luar Banyumas yang dapat merekrut tenaga kerja asal Banyumas.

Maya pun mengimbau para pencari kerja agar tidak menunda proses pendaftaran. Ia meminta masyarakat mulai menyiapkan CV dan dokumen persyaratan umum sejak sekarang agar lebih mudah memantau perkembangan lowongan.

“Kalau sudah mendaftar sejak awal, nanti saat pelaksanaan event tinggal scan barcode untuk masuk. Yang belum mendaftar tidak bisa masuk event job fair, jadi lebih baik daftar sekarang juga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....