157 Hektare Lahan Pertanian di Kemranjen Terdampak Kekeringan
- 21 Sep 2026 09:58 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Kekeringan mulai berdampak pada sektor pertanian di sejumlah desa di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Tercatat enam desa dengan total sekitar 157 hektare lahan pertanian terdampak kekurangan air.
Camat Kemranjen, Ika Suprihatin, mengatakan enam desa tersebut yakni Karangjati dengan luas lahan terdampak 59 hektare, Sibalung 18 hektare, Sibrama 15 hektare, Kedungpring 35 hektare, dan Sirau 15 hektare. Sementara satu desa lainnya masih dalam pendataan.
“Yang terdampak kekeringan ini ada enam desa. Desa Karangjati luasnya 59 hektare, Desa Sibalung 18 hektare, Desa Sibrama 15 hektare, kemudian Desa Kedungpring 35 hektare dan Desa Sirau 15 hektare. Seluruhnya luasnya 157 hektare,” kata Ika.
| Baca juga: Lahan Jati di Ajibarang Terbakar |
Meski terdampak kekeringan, Ika menyebut kondisi pertanian masih dapat dikendalikan. Sejumlah kelompok tani mendapatkan bantuan irigasi perpompaan (IRPOM) melalui sumur tanah dangkal untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian.
Menurutnya, bantuan tersebut telah diterapkan di sejumlah wilayah, di antaranya Sibalung, Kedungpring, Karangjati, dan Kecila. Upaya tersebut membantu petani memenuhi kebutuhan air hingga memasuki masa panen.
“Alhamdulillah sudah bisa teratasi, ada bantuan IRPOM sumur tanah dangkal. Data kemarin juga alhamdulillah sudah panen semuanya,” ujarnya.
Ika menambahkan, kekeringan memang membuat pasokan air ke lahan pertanian sempat tersendat. Distribusi air melalui saluran irigasi juga dilakukan secara bergiliran sesuai kebutuhan kelompok tani.
“Sudah panen, alhamdulillah. Cuma agak seret, maksudnya tersendat biasanya. Air ngalir begitu saja,” jelasnya.
Menjelang masa panen, saluran irigasi yang sebelumnya sempat ditutup karena pengaturan distribusi air kembali dibuka. Kondisi tersebut membantu petani mendapatkan pasokan air untuk menyelesaikan masa tanam hingga panen.
“Menjelang panen kemarin juga sudah dibuka. Jadi ya tertolong lah, masih tertolong,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....