Isu Teror Pocong di Media Sosial, Polres Kebumen Minta Warga Tak Panik

  • 25 Mei 2026 14:06 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kebumen: Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu teror pocong yang belakangan ramai beredar di media sosial. Polisi memastikan hingga kini belum ditemukan kejadian serupa di wilayah Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, sejumlah informasi yang beredar telah ditelusuri oleh kepolisian. Hasilnya, sebagian besar unggahan diketahui merupakan hoaks maupun video hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Untuk di wilayah Kebumen sendiri tidak ditemukan kejadian seperti yang ramai beredar di media sosial. Banyak informasi yang ternyata hoaks atau video AI,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Senin (25/5/2026).

Polres Kebumen meminta masyarakat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal dan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar.

Laporan dapat disampaikan langsung ke Polres Kebumen maupun melalui layanan call center 110 milik Polri. Belakangan, media sosial memang diramaikan dengan berbagai video dan tangkapan layar yang menampilkan sosok menyerupai pocong hingga dikaitkan dengan aksi kriminalitas.

Sementara itu, warga Kecamatan Sruweng, Surya Pradikas, menilai masyarakat tidak perlu panik apabila benar ada orang yang menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti warga. Menurut dia, pelaku justru akan lebih mudah diamankan karena gerak tubuhnya terbatas akibat terikat kain.

“Kalau memang ada yang memakai kostum pocong untuk aksi kejahatan, sebenarnya warga tidak perlu takut. Justru akan lebih mudah diringkus karena geraknya terbatas,” ujar Surya.

Masyarakat diimbau tetap bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung mempercayai unggahan yang belum terverifikasi. Polisi juga mengajak warga bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....