Dikukuhkan, 120 Apoteker Baru UMP Siap Mengabdi untuk Masyarakat

  • 12 Mei 2026 15:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan XLII pada Sabtu (9/5/2026). Sebanyak 120 apoteker baru resmi diambil sumpahnya dan siap mengabdikan diri di bidang kesehatan.

Dekan Fakultas Farmasi UMP, Assoc. Prof. apt. Binar Asrining Dhiani, M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan pesan agar para apoteker yang telah menyelesaikan pendidikan tetap menjaga komitmen terhadap masyarakat dan almamater.

“Setelah kalian selesai menjalani pendidikan di Fakultas Farmasi UMP, saya berharap kalian tetap memiliki komitmen kepada masyarakat, menjunjung tinggi almamater, serta bertanggung jawab terhadap profesi dan dunia pada umumnya,” ucapnya pada Selasa (12/5/2026).

Binar juga menegaskan bahwa Fakultas Farmasi UMP secara resmi menyerahkan 120 apoteker baru kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai wujud pengabdian dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kontribusi nyata institusi dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkualitas.

Sementara itu, perwakilan apoteker yang disumpah menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih. Ia mengakui bahwa perjalanan pendidikan profesi bukanlah hal yang mudah.

“Perjalanan yang kami tempuh bukan perjalanan yang mudah. Ada doa dan perjuangan di dalamnya. Namun dengan tekad dan kesungguhan, hari ini kami siap mengemban amanah sebagai apoteker,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada universitas dan para dosen yang telah memberikan ilmu sebagai bekal dalam menjalankan profesi ke depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada universitas dan Bapak Ibu dosen atas ilmu pengetahuan yang menjadi bekal kami dalam menjalankan profesi nantinya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., turut memberikan pesan kepada para apoteker baru. Ia menyampaikan rasa bangga atas dedikasi dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan hingga mencapai tahap ini.

“Kalian terpilih untuk mengemban amanah sebagai apoteker. Artinya, kalian telah mendedikasikan diri untuk kesehatan semua orang, bahkan untuk kesehatan bangsa dan negara,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan tenaga apoteker. Oleh karena itu, para lulusan diminta untuk siap ditempatkan di mana pun sebagai bentuk tanggung jawab profesional.

“Banyak daerah yang masih kekurangan apoteker. Kalian harus siap ditempatkan di mana pun. Ini adalah tugas yang sangat mulia karena kalian mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat luas,” ucapnya.

Dengan pengambilan sumpah ini, para lulusan resmi menyandang gelar apoteker dan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di Jawa Tengah dan Indonesia secara umum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....