Siswa Kelas X SMAN 1 Karangkobar Unjuk Kerativitas Melalui Batik Shibori
- 06 Mei 2026 09:10 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: Semangat melestarikan budaya berpadu dengan sentuhan kreativitas modern tampak nyata dalam kegiatan kokurikuler blok di SMAN 1 Karangkobar. Mengusung tema “Tradisi dalam Inovasi”, para siswa kelas X menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari dan mempraktikkan teknik batik celup shibori.
Kegiatan ini dikomandoi oleh guru Seni Budaya, Ustad Sholeh, S.Pd., yang secara langsung membimbing siswa dalam mengenal sekaligus mengembangkan keterampilan membatik dengan teknik shibori. Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mengeksplorasi berbagai sumber pembelajaran untuk memahami ragam teknik lipatan, ikatan, serta pencelupan warna yang menjadi ciri khas batik shibori.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa tradisi tidak harus selalu kaku. Justru dengan inovasi, budaya bisa terus hidup dan relevan dengan zaman,” ujar Ustad Sholeh di sela kegiatan.
Batik shibori merupakan teknik pewarnaan kain dengan cara dilipat, diikat, atau dijepit sebelum dicelupkan ke dalam pewarna. Meski berasal dari Jepang, teknik ini memiliki keselarasan dengan nilai-nilai batik nusantara, terutama dalam hal ketelatenan, kesabaran, dan keindahan proses.
Filosofi kegiatan ini terletak pada prosesnya. Setiap lipatan dan ikatan mencerminkan perjalanan hidup manusia yang penuh dinamika, sementara hasil akhir yang tak terduga mengajarkan siswa untuk menerima keindahan dalam ketidaksempurnaan. Hal ini menjadi pembelajaran karakter yang penting bagi generasi muda.
Sebagai puncak kegiatan, gelar karya dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026 di lapangan basket SMAN 1 Karangkobar. Berbagai hasil karya siswa dipamerkan dengan penuh kebanggaan, menampilkan ragam motif dan warna yang unik. Suasana kegiatan berlangsung meriah, sekaligus menjadi ajang apresiasi terhadap kreativitas siswa kelas X.
Kepala SMAN 1 Karangkobar, Ilham Budi Santosa, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya sangat bangga dengan kreativitas siswa kelas X yang mampu mengolah tradisi menjadi karya inovatif. Kegiatan seperti ini tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya, serta melatih kemandirian dan kerja sama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kokurikuler blok ini, diharapkan siswa tidak hanya memiliki keterampilan seni, tetapi juga kesadaran akan pentingnya menjaga budaya melalui inovasi. SMAN 1 Karangkobar kembali membuktikan komitmennya dalam membentuk generasi kreatif, berkarakter, dan cinta budaya bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....