146 Guru di Banyumas Resmi Dikukuhkan sebagai Kepala Sekolah

  • 22 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Sebanyak 146 guru di Kabupaten Banyumas resmi dikukuhkan sebagai kepala sekolah. Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (21/4/2026).

Sadewo menyampaikan, pengukuhan ini menandai dimulainya penugasan baru bagi para pendidik terpilih untuk memimpin berbagai satuan pendidikan di wilayah Banyumas. Menurutnya, jabatan kepala sekolah bukan sekadar peran administratif, melainkan posisi strategis sebagai pemimpin pendidikan.

“Para kepala sekolah baru diharapkan menjadi motor penggerak perubahan serta teladan bagi guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik,” kata Sadewo dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu (22/4/2026).

Sadewo juga menyampaikan sejumlah arahan penting bagi para kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya:

  1. Kepemimpinan Visioner: Kepala sekolah harus mampu memimpin dengan pandangan ke depan, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

  2. Transformasi Digital: Kepala sekolah dituntut melek teknologi dan mendorong digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan pendidikan.

  3. Integritas dan Transparansi: Pengelolaan sekolah harus mengedepankan keterbukaan dan akuntabilitas guna membangun kepercayaan publik.

  4. Inspirasi dan Pelayanan: Kepala sekolah diharapkan tidak hanya mampu mengatur, tetapi juga menginspirasi serta menjadi teladan dalam disiplin dan semangat melayani.

Selain memberikan ucapan selamat, Sadewo turut menyoroti isu Anak Tidak Sekolah (ATS) di Banyumas. Ia meminta dilakukan verifikasi data yang akurat terkait laporan jumlah ATS yang mencapai belasan ribu.

“Saya meminta adanya verifikasi data yang akurat terkait laporan tersebut,” tegasnya.

Sadewo juga menyampaikan keprihatinan terhadap fenomena anak usia sekolah yang lebih memilih menghabiskan waktu dengan ponsel daripada berangkat ke sekolah.

“Pendidikan adalah modal utama masa depan. Orang tua harus lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka,” ujarnya.

Menutup arahannya, Sadewo mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan pendidikan yang maju dan berkarakter sebagai bagian dari pembangunan Banyumas yang lebih produktif, adil, dan sejahtera.

“Jadilah pemimpin yang tidak hanya mengatur, tetapi juga menginspirasi,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....