Dari Balik Jeruji ke Lahan Produktif, WBP Rutan Banyumas Panen Terung

  • 17 Apr 2026 08:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas kembali melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dalam kegiatan panen kali ini, WBP asimilasi luar rutan berhasil memanen terung dengan total hasil mencapai 40 kilogram, yang menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan berbasis keterampilan produktif.

Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Rutan Banyumas dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek mental dan kepribadian, tetapi juga pada pengembangan keterampilan kerja yang bermanfaat. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, para WBP dilibatkan langsung dalam proses penanaman, perawatan hingga panen, sehingga mereka memperoleh pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Hasil panen yang diperoleh tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program, tetapi juga memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada WBP. Dari hasil penjualan terung tersebut, para WBP asimilasi luar rutan akan menerima premi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Premi tersebut nantinya akan langsung disalurkan ke rekening BRIZI masing-masing WBP, sehingga pengelolaannya lebih transparan dan akuntabel.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, melalui Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata. “Kegiatan panen ini adalah wujud konkret dari program pembinaan kemandirian yang kami jalankan. Kami ingin memastikan bahwa WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas. Selain itu, adanya premi dari hasil penjualan juga menjadi motivasi tambahan bagi WBP untuk terus produktif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk WBP menjadi pribadi yang mandiri dan siap kembali berkontribusi di masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan WBP dapat memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, serta semangat kerja yang tinggi.

Salah satu WBP yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Y (35), mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan yang diberikan. “Saya sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Dari awal menanam sampai panen, kami dilibatkan secara langsung. Selain menambah ilmu dan pengalaman, kami juga mendapatkan hasil dari kerja kami sendiri. Ini sangat berarti bagi saya dan menjadi penyemangat untuk menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian ini juga diharapkan mampu mengubah pola pikir WBP agar lebih produktif dan optimis dalam menjalani kehidupan setelah bebas nanti. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan dapat lebih mudah beradaptasi dan bahkan menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Rutan Kelas IIB Banyumas berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas hasil, sehingga manfaat yang dirasakan oleh WBP semakin luas dan berdampak positif, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi lingkungan sosial mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....