Harga Plastik Naik, Masyarakat Didorong Beralih ke Ramah Lingkungan
- 16 Apr 2026 11:39 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Kenaikan harga plastik yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian serius di Kabupaten Banyumas. Dalam Dialog Kentongan RRI Purwokerto, Kabid Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Banyumas, Antik Kusharyanti, mengungkapkan bahwa timbulan sampah di wilayah tersebut mencapai sekitar 738 ton per hari, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan sampah plastik.
Antik menjelaskan, tingginya volume sampah plastik tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang masih mengandalkan plastik karena praktis dan sebelumnya murah. Namun, dampaknya terhadap lingkungan sangat besar karena plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai.
“Ada yang ratusan tahun, ada yang bahkan ada yang 1000 tahun,” katanya.
Pengelolaan sampah di Banyumas sendiri dilakukan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dimana sampah dipilah antara organik dan anorganik, kemudian diolah. Untuk plastik, sebagian diolah menjadi bahan bakar alternatif atau RDF yang dimanfaatkan sebagai campuran batubara di industri semen.
Sementara itu, relawan Banyumas Humanity Volunteer, Kusworo, menilai kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih perlu ditingkatkan. Ia menyebut masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, terutama di sungai.
“Kadang-kadang sambil berangkat kerja nyangking kresek, balang biasanya,” ukatanya.
Dari sisi pelaku usaha, Kabid Digital dan Media Aspikmas Banyumas, Marfungah, mengakui kenaikan harga plastik cukup berdampak, terutama bagi UMKM. Meski begitu, ia melihat kondisi ini sebagai momentum untuk mulai beralih ke kemasan ramah lingkungan.
“Belum siap sepenuhnya, tapi kita sudah mengarah ke sana, sudah bergerak ke arah itu karena ini butuh proses,” katanya.
Ke depan, diharapkan masyarakat mulai membiasakan memilah sampah dari sumber dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, penggunaan alternatif seperti tas kain, kemasan berbahan alami, hingga membawa wadah sendiri saat berbelanja menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....